Mudahkan Wisatawan dan Warga, RS GMC Takengon Jalin Kerja Sama dengan BPJS

Penulis: Redaksi  •  Selasa, 07 April 2026 | 12:00:14 WIB
Penandatanganan kerja sama RS Gayo Medical Center dengan BPJS Kesehatan resmi dilaksanakan di Takengon.

TAKENGON – Masyarakat Kabupaten Aceh Tengah kini memiliki pilihan fasilitas kesehatan yang lebih luas. Terhitung mulai Senin (6/4/2026), Rumah Sakit Gayo Medical Center (GMC) Takengon secara resmi telah menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan, sehingga peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini dapat berobat tanpa dikenakan biaya.

Peresmian kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan dokumen perjanjian di RS GMC Takengon yang dihadiri oleh manajemen rumah sakit dan perwakilan BPJS Kesehatan.

Cukup Bawa KTP untuk Berobat Gratis

Direktur RS GMC, dr. Indra Lutfi, menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan solusi bagi masyarakat yang selama ini harus merogoh kocek pribadi saat mendapatkan perawatan di GMC.

“Kini Rumah Sakit GMC sudah terbuka untuk masyarakat umum peserta BPJS Kesehatan. Pasien cukup membawa KTP dan tidak akan dipungut biaya. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pelayanan ke depannya,” tegas dr. Indra.

Dukung Sektor Pariwisata Gayo

Selain membantu masyarakat lokal, kehadiran layanan BPJS di RS GMC juga dipandang strategis bagi sektor pariwisata di dataran tinggi Gayo. Wisatawan yang berkunjung ke Aceh Tengah kini memiliki akses layanan kesehatan yang handal dan terjamin secara finansial melalui program JKN.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Lhokseumawe, Rita Masyita Ridwan, menekankan pentingnya akuntabilitas dan kualitas layanan dari pihak rumah sakit sebagai mitra baru.

“Kami berharap manajemen RS GMC berkomitmen memberikan pelayanan yang berkualitas, bertanggung jawab, dan akuntabel kepada seluruh peserta JKN. Fasilitas kesehatan yang handal sangat dibutuhkan seiring berkembangnya potensi pariwisata di Aceh Tengah,” ujar Rita.

Akses Kesehatan yang Lebih Merata

Terjalinnya kemitraan ini diharapkan dapat menciptakan iklim kompetisi yang sehat di antara fasilitas kesehatan di daerah berhawa dingin tersebut, yang pada akhirnya akan menguntungkan masyarakat melalui peningkatan kualitas pelayanan yang lebih merata dan terjangkau. 

Reporter: Redaksi
Back to top