CALANG — Hujan deras yang mengguyur kawasan pegunungan memicu luapan aliran Sungai Krueng Teunom pada Minggu, 1 November 2026. Di Kecamatan Pasie Raya, tujuh desa terendam: Lhok Guci, Tuwi Kareung, Krueng Beukah, Timpleung, Pasi Teubee, Alue Krueng, dan Pulo Tinggi.
Ketinggian air di permukiman warga berkisar 1–50 sentimeter. Genangan di badan jalan mencapai 10–45 sentimeter, sementara sejumlah sekolah dan kantor desa terendam hingga sekitar 40 sentimeter.
Di Kecamatan Teunom, banjir menggenangi Gampong Pasi Geulima dan Gampong Blang Baro. Fasilitas umum di dua desa itu, termasuk sekolah dan Puskesmas Pembantu, terendam air setinggi sekitar 15 sentimeter.
Danramil Teunom, Kapten Yudiono, menyebut informasi banjir dihimpun dari Danposramil Pasie Raya, Serma Tanjung, serta hasil pemantauan lapangan sejumlah Bintara Pembina Desa (Babinsa).
Genangan di ruas jalan penghubung antarkecamatan membuat warga belum bisa melintas dengan kendaraan roda dua. Kondisi itu memutus jalur yang biasa dipakai untuk aktivitas harian warga Pasie Raya dan Teunom.
Sejumlah fasilitas pendidikan turut terdampak. Sekolah yang terendam di Pasie Raya dan Teunom berada di kawasan dengan genangan paling dalam pada bagian halaman dan ruang kelas lantai dasar.
Kapten Yudiono menyampaikan berdasarkan pemantauan sementara, kondisi darurat banjir masih aman dan terkendali. Di sejumlah lokasi, ketinggian air mulai berangsur surut.
"Warga diminta untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan apabila hujan kembali turun dengan intensitas yang tinggi," kata Yudiono.
Ia mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai maupun kawasan rawan banjir agar terus memantau perkembangan debit air. Kewaspadaan terhadap perubahan kondisi cuaca juga perlu ditingkatkan.
Warga diharapkan berhati-hati saat melintasi ruas jalan yang masih tergenang dan mengutamakan keselamatan bila debit air kembali meningkat. Pemantauan kondisi banjir di Pasie Raya dan Teunom akan berlanjut untuk mengantisipasi dampak lanjutan terhadap permukiman, fasilitas umum, dan akses transportasi warga.