BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di 16 Kabupaten/Kota Aceh pada 28–30 Oktober 2026

Penulis: Fajar  •  Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:16:31 WIB
Prakirawan BMKG memaparkan kondisi atmosfer yang mendukung pertumbuhan awan hujan di Aceh.

BANDA ACEH — Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh, Dedi, menyebut kondisi atmosfer di wilayah Aceh saat ini mendukung pertumbuhan awan hujan secara signifikan. Gelombang Rossby Ekuatorial yang aktif disertai belokan angin dan konvergensi menjadi pemicu utama peningkatan aktivitas konvektif tersebut.

Faktor lain yang turut berperan adalah suhu muka laut yang hangat di Samudra Hindia bagian barat Sumatera serta perairan utara dan timur Aceh. Kondisi tersebut berpotensi menambah kandungan uap air di atmosfer, sehingga memperbesar peluang terbentuknya hujan berintensitas tinggi.

16 Kabupaten/Kota Terdampak pada 28 Oktober

Pada 28 Oktober, hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang diprakirakan melanda Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Bireuen, Gayo Lues, Banda Aceh, Pidie, Subulussalam, Sabang, dan Nagan Raya.

Wilayah yang berpotensi terdampak menyusut pada 29 Oktober. BMKG mencakup Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, Gayo Lues, dan Subulussalam.

Memasuki 30 Oktober, potensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang kembali meluas ke Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Bireuen, Gayo Lues, Pidie, Pidie Jaya, dan Subulussalam.

Warga Diminta Waspadai Perubahan Cuaca Sore hingga Malam

BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai perubahan cuaca yang dapat terjadi tiba-tiba, terutama pada sore hingga malam hari. Warga diminta berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, khususnya ketika berkendara dalam kondisi hujan dan angin kencang.

Masyarakat juga diminta menghindari kawasan sumber air seperti sungai, danau, dan waduk ketika hujan berintensitas tinggi atau berlangsung dalam waktu lama. Langkah tersebut untuk mengantisipasi risiko banjir dan arus air yang deras.

Peringatan cuaca ini berlaku hingga 30 Oktober 2026. Warga di wilayah yang masuk daftar potensi diminta memantau pembaruan informasi cuaca dari BMKG secara berkala.

Reporter: Fajar
Sumber: masakini.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top