BANDA ACEH — Kepala Dinas Pendidikan Aceh Murthalamuddin, S.Pd., M.S.P., menegaskan bahwa keputusan meliburkan sekolah berada di tangan masing-masing satuan pendidikan. Sekolah diminta menilai sendiri kondisi udara di lingkungannya sebelum menentukan langkah.
Menurut Murthalamuddin, opsi libur tatap muka bukan berarti menghentikan proses pendidikan. Kegiatan belajar tetap harus berjalan meski siswa berada di rumah.
Dalam imbauan yang disampaikan melalui video, Murthalamuddin menyebut sekolah dapat mengambil keputusan sesuai kondisi wilayah masing-masing. Langkah itu diambil sembari menunggu penyelesaian surat edaran Gubernur Aceh terkait dampak kabut asap.
"Sekolah silakan memutuskan, satuan pendidikan silakan memutuskan jika dianggap perlu bahwa sekolah diliburkan, tapi pembelajaran tidak boleh berhenti," tegasnya.
Ia menjelaskan, apabila PJJ diterapkan, guru dan tenaga kependidikan dapat bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung melalui WhatsApp, pembelajaran daring, maupun metode jarak jauh lainnya.
Bagi sekolah yang masih memungkinkan melaksanakan pembelajaran tatap muka, Murthalamuddin meminta siswa dan guru menggunakan masker. Langkah itu untuk mengurangi risiko paparan asap.
Ia juga meminta pihak sekolah segera menyampaikan keputusan penerapan PJJ kepada orang tua. Tujuannya agar anak-anak tetap mendapat pendampingan selama belajar di rumah.
Murthalamuddin mengingatkan agar kondisi tersebut tidak dimanfaatkan siswa untuk berkeliaran atau melakukan aktivitas di luar kepentingan pembelajaran.
"Lakukan langkah-langkah yang memungkinkan anak-anak dapat belajar terus, jangan sampai mereka ketinggalan," pesannya.
Dinas Pendidikan Aceh meminta seluruh satuan pendidikan segera menindaklanjuti imbauan tersebut. Pertimbangan utama adalah kondisi udara dan keselamatan warga sekolah.
Hingga ada keputusan resmi lebih lanjut, penerapan libur sekolah atau PJJ tetap bergantung pada penilaian kondisi masing-masing satuan pendidikan. Hak siswa untuk terus belajar diupayakan tetap terpenuhi.