5 Gunung di Indonesia untuk Wisata Pendakian, dari Bromo hingga Kerinci

Penulis: Ragil  •  Senin, 05 Oktober 2026 | 15:46:31 WIB
Pendaki menyaksikan matahari terbit di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur.

ACEH — Indonesia menyimpan sejumlah kawasan pegunungan yang menjadi tujuan wisata bagi pencinta aktivitas luar ruangan, masing-masing dengan karakter jalur, ketinggian, dan cuaca yang berbeda. Gunung Bromo di Jawa Timur, Rinjani di Nusa Tenggara Barat, Kerinci di Sumatera, hingga Semeru menjadi pilihan yang paling sering disebut wisatawan. Sebelum berangkat, calon pendaki disarankan memeriksa kondisi cuaca dan status kawasan agar perjalanan berjalan aman.

Karakter setiap gunung menentukan seberapa siap wisatawan sebelum mendaki. Mulai dari jalur berpasir yang landai hingga tanjakan panjang dengan logistik berhari-hari, pilihan gunung sebaiknya disesuaikan dengan pengalaman dan kondisi fisik.

Gunung Bromo, Jawa Timur

Bromo menjadi destinasi pegunungan paling populer berkat panorama matahari terbit dan kawasan lautan pasir yang khas. Wisatawan menikmati pemandangan dari titik pandang yang telah ditentukan pengelola.

Karena berada di kawasan konservasi, pengunjung wajib mengikuti aturan kawasan dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat

Rinjani dikenal lewat pemandangan Danau Segara Anak dan jalur pendakian yang menantang. Pendaki perlu menyiapkan kondisi fisik, perlengkapan, dan logistik sebelum berangkat.

Ketentuan pengelola taman nasional wajib diikuti karena kondisi cuaca dan medan di kawasan ini bisa berubah cepat.

Gunung Kerinci, Sumatera

Kerinci menjadi tujuan pendaki yang ingin merasakan karakter alam pegunungan Sumatera yang kuat. Kawasan ini menyimpan ekosistem penting sehingga wisatawan diminta menjaga lingkungan dan tetap berada di jalur resmi.

Mendaki di luar jalur berisiko merusak habitat satwa dan tumbuhan yang hidup di kawasan tersebut.

Gunung Semeru, Jawa Timur

Semeru punya daya tarik tersendiri bagi pencinta alam, tetapi aktivitas pendakiannya sangat bergantung pada kondisi gunung dan keputusan pengelola kawasan. Wisatawan tidak boleh memaksakan perjalanan bila ada larangan atau perubahan status aktivitas vulkanik.

Keselamatan bersama menjadi alasan utama di balik setiap kebijakan penutupan jalur pendakian.

Tips Memilih Gunung Sesuai Kemampuan

Bagi wisatawan yang belum berpengalaman, memilih gunung dengan tingkat kesulitan yang sesuai adalah langkah pertama yang penting. Beberapa persiapan berikut bisa membantu mengurangi risiko selama perjalanan:

  • Periksa kondisi cuaca terkini di kawasan gunung sebelum berangkat.
  • Beri tahu keluarga soal rencana perjalanan dan perkiraan waktu kembali.
  • Gunakan jasa pemandu jika belum familier dengan jalur pendakian.
  • Bawa perlengkapan keselamatan seperti jaket tahan dingin, senter, dan obat pribadi.
  • Ikuti jalur resmi dan patuhi aturan pengelola kawasan konservasi.

Menjaga Gunung Tetap Layak Dikunjungi

Keindahan gunung di Indonesia perlu dijaga lewat prinsip wisata bertanggung jawab. Tidak membuang sampah sembarangan, tidak merusak tanaman, dan tidak mengambil bagian lingkungan sebagai suvenir adalah langkah sederhana yang berdampak besar.

Wisatawan yang menjaga alam sekaligus menghormati aturan kawasan membantu memastikan destinasi pegunungan tetap bisa dinikmati generasi berikutnya.

Untuk pengalaman pertama, pilih gunung dengan jalur pendek dan akses mudah seperti Bromo yang bisa dikunjungi dalam sehari. Pendaki berpengalaman bisa menjadikan Rinjani atau Kerinci sebagai target berikutnya, dengan durasi perjalanan dua hingga empat hari. Informasi terkini soal tarif, kuota, dan status jalur dapat dikonfirmasi lewat pengelola taman nasional atau dinas pariwisata setempat.

Reporter: Ragil
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top