ACEH — AC Milan menerima tambahan €14 juta setelah Tijjani Reijnders dijual Manchester City ke Al-Qadsiah senilai €55 juta. Klausul bonus dalam transfer Reijnders ke City membuat total pemasukan Milan naik dari €57 juta menjadi €71 juta.
Gelandang Timnas Belanda itu meninggalkan Manchester City setelah hanya semusim memperkuat klub Premier League tersebut. Ia melanjutkan karier di Arab Saudi bersama Al-Qadsiah, dan kepindahan itu memicu konsekuensi finansial bagi mantan klubnya.
Berdasarkan kesepakatan saat Reijnders dijual ke Manchester City, seluruh bonus transfer yang disepakati menjadi wajib dibayarkan apabila sang pemain kembali dijual ke klub lain. Klausul itulah yang kini menguntungkan Milan.
Milan menjual Reijnders kepada Manchester City pada bursa transfer menjelang Piala Dunia Antarklub 2025. Kesepakatan tersebut melibatkan CEO Milan saat itu, Giorgio Furlani, sebagai perantara utama transaksi.
Dari transfer itu, Milan mendapatkan dana pasti sebesar €57 juta dengan potensi bonus tambahan senilai €14 juta. Ketika Manchester City melepas Reijnders ke Al-Qadsiah, klausul bonus otomatis aktif dan Milan berhak menerima seluruhnya.
Total pemasukan Milan dari penjualan Reijnders pun mencapai €71 juta. Tambahan €14 juta itu setara sekitar Rp252 miliar jika menggunakan asumsi kurs €1 = Rp18.000.
Reijnders terbuka soal kepindahannya ke Arab Saudi dalam wawancara dengan NOS. Ia mengakui faktor finansial memang menjadi salah satu alasan penting di balik keputusannya meninggalkan Manchester City.
"Saya tidak bisa menyangkal hal itu. Menurut saya, banyak orang beranggapan bahwa karier sebagai pesepak bola papan atas sudah berakhir ketika seseorang mengambil langkah seperti itu. Awalnya, saya pun berpikiran demikian," ujar Reijnders.
"Sebenarnya saya tidak perlu bekerja lagi setelah dari City, tetapi kini saya juga bisa menjamin kesejahteraan generasi penerus saya. Jika cucu-cucu saya bisa hidup berkecukupan berkat keputusan ini, mengapa saya tidak melakukannya?" imbuhnya.
Keuntungan ini datang meski Milan sudah melepas Reijnders kepada Manchester City sebelumnya. Klausul bonus dalam kontrak transfer terbukti menjadi perlindungan finansial yang berharga bagi Rossoneri.
Bagi Manchester City, penjualan Reijnders ke Al-Qadsiah dengan nilai €55 juta berarti mereka merugi dari sisi nilai transfer awal. Namun klausul yang disepakati dengan Milan tetap harus dipenuhi, sehingga bonus wajib dibayarkan penuh.