LANGSA — Kementerian Agama menyalurkan bantuan pendidikan senilai Rp 3,23 miliar kepada 940 mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa, Aceh, yang terdampak banjir. Bantuan diserahkan langsung saat kunjungan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Amien Suyitno ke kampus, Sabtu (19/9/2026). Penyaluran bantuan menjadi salah satu agenda utama dalam kunjungan tersebut.
Dalam kunjungan yang sama, Amien meresmikan Gedung Kuliah Terpadu IAIN Langsa. Gedung itu dibangun melalui skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).
Fasilitas baru tersebut ditujukan untuk memperkuat pembelajaran di kampus, termasuk bagi mahasiswa Pascasarjana. Peresmian gedung menjadi penanda bertambahnya kapasitas ruang kuliah di IAIN Langsa.
IAIN Langsa juga menerima izin operasional Program Doktor Studi Islam dalam rangkaian kunjungan itu. Program tersebut resmi dimulai dengan perkuliahan perdana mahasiswa angkatan pertama.
Pembukaan jenjang doktoral menambah pilihan pendidikan tinggi bagi warga Aceh yang ingin melanjutkan studi ke tingkat tertinggi. Sebelumnya, IAIN Langsa melayani jenjang sarjana dan pascasarjana.
Rektor IAIN Langsa Prof. Ismail menyampaikan apresiasi atas perhatian Kemenag terhadap mahasiswa dan pengembangan kampus. Menurut dia, dukungan tersebut menjadi motivasi bagi IAIN Langsa untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.
"Mahasiswa doktoral diharapkan tidak hanya menyelesaikan pendidikan untuk memperoleh gelar, tetapi juga menunjukkan perubahan dalam pola pikir, sikap, serta memberikan kontribusi di tempat pengabdian," kata Ismail.
Rangkaian agenda Kemenag di Langsa mencakup tiga hal sekaligus: dukungan bagi mahasiswa terdampak bencana, pengembangan fasilitas kampus, dan pembukaan jenjang pendidikan akademik baru. Ketiganya menjadi bagian dari penguatan keberlanjutan pendidikan di IAIN Langsa.
Bagi 940 mahasiswa penerima, bantuan senilai total Rp 3,23 miliar itu diharapkan meringankan beban setelah terdampak banjir. Sementara Gedung Kuliah Terpadu dan Program Doktor Studi Islam menyasar sisi lain: kapasitas pembelajaran dan peningkatan kualifikasi akademik di kampus tersebut.