ACEH — Toyota Astra Motor memperkenalkan bZ4X Touring di GIIAS 2026 dengan bodi 4.830 mm dan bagasi di atas 1.000 liter, menjadikannya varian bZ4X paling fungsional untuk perjalanan jauh. Dipasarkan Rp889 juta OTR Jakarta, model ini bersaing langsung dengan Hyundai Ioniq 5 Signature dan Kia EV6 GT-Line di segmen SUV listrik premium.
Kehadiran bZ4X Touring di ajang GIIAS 2026 menandai langkah Toyota Astra Motor memperluas lini kendaraan listriknya di pasar Indonesia. Model ini bukan sekadar bZ4X standar dengan nama berbeda, melainkan versi dengan proporsi bodi yang direkayasa ulang untuk menambah ruang kabin dan bagasi. Sumber spesifikasi dalam artikel ini berasal dari informasi resmi yang dirilis TAM saat peluncuran.
Panjang keseluruhan bZ4X Touring mencapai 4.830 mm. Angka itu membuat bodinya lebih panjang dari bZ4X reguler, dengan proporsi yang memadukan karakter wagon dan SUV. Toyota menyebut penambahan dimensi ini berdampak langsung pada ruang kabin dan area bagasi yang lebih lapang.
Dari sisi desain, bahasa visual khas keluarga bZ4X tetap dipertahankan. Yang membedakan, Touring memakai over fender dan bagian bawah bumper berwarna hitam dove untuk memperkuat kesan kokoh. Pelek alloy 20 inci berkelir hitam dan spion senada melengkapi tampilannya agar tidak terlihat seperti wagon listrik konvensional.
Pilihan warna yang tersedia untuk pasar Indonesia adalah Crystal White Pearl. Toyota juga menyiapkan opsi warna global lain seperti Brilliant Bronze Metallic dan Magnetite Grey Metallic.
BZ4X Touring dibekali baterai berkapasitas 74,69 kWh. Motor listriknya menghasilkan tenaga sekitar 221–224 hp atau setara 167 kW. Jarak tempuh yang diklaim mencapai 487 hingga 585 km, bergantung pada kondisi jalan dan metode pengujian yang digunakan.
Untuk pengisian daya, mobil ini mendukung DC fast charging hingga 150 kW. Dengan fasilitas pengisian cepat yang kompatibel, waktu pengisian bisa dipersingkat secara signifikan. Sistem penggeraknya All-Wheel Drive, menyalurkan tenaga ke seluruh roda untuk stabilitas di berbagai kondisi permukaan jalan.
Salah satu nilai jual utama bZ4X Touring ada pada kepraktisannya. Kapasitas bagasi mencapai lebih dari 1.000 liter, angka yang jauh di atas rata-rata SUV listrik di kelasnya. Area belakang dirancang lebih fungsional untuk kebutuhan perjalanan jauh.
Roof rail yang terpasang mampu menahan beban hingga 80 kg. Fleksibilitas ini berguna bagi pengguna yang sering membawa perlengkapan tambahan seperti carrier sepeda atau box atap saat bepergian.
Kabin bZ4X Touring mengusung nuansa interior gelap yang memberikan kesan elegan. Toyota menghadirkan kombinasi warna terinspirasi alam, termasuk perpaduan hitam dan khaki. Detail material dan tata letak kabin belum dijelaskan secara rinci dalam informasi yang tersedia.
Toyota bZ4X Touring dipasarkan dengan harga Rp889 juta OTR Jakarta. Di rentang harga tersebut, model ini bersaing dengan SUV listrik premium lain yang sudah lebih dulu hadir di Indonesia.
Yang perlu diperhatikan, harga Rp889 juta menempatkan bZ4X Touring di segmen atas. Pembeli di kelas ini biasanya mempertimbangkan faktor seperti jaringan pengisian daya, layanan purna jual, dan nilai jual kembali, bukan hanya spesifikasi di atas kertas. Toyota belum mengumumkan target penjualan maupun ketersediaan unit untuk konsumen umum.
BZ4X Touring cocok untuk konsumen yang butuh SUV listrik dengan ruang bagasi besar dan kemampuan perjalanan jauh, terutama yang rutin membawa banyak barang. Untuk pengguna yang lebih mementingkan harga atau jarak tempuh maksimal di kelas yang sama, ada baiknya menunggu hasil uji independen sebelum memutuskan.