ACEH — United kalah 2-1 dari London City Lionesses pada 4 September lalu. Chelsea hanya bermain imbang 1-1 melawan Aston Villa di Stamford Bridge. Dua hasil itu membuat pertemuan kali ini terasa lebih krusial dari biasanya.
Chelsea memenangkan lima dari enam pertemuan terakhir melawan United. Satu laga sisanya berakhir imbang. Catatan itu jadi gambaran jelas soal siapa yang lebih sering keluar sebagai pemenang.
Meski begitu, Eva Olid baru tiga pekan menangani United. Waktu sesingkat itu belum cukup untuk menghapus jejak permainan Marc Skinner sepenuhnya.
Pelatih kepala Chelsea, Sonia Bompastor, menegaskan timnya harus lebih tajam saat mendapat peluang.
"Kita harus menjaga kepercayaan diri dan terus bekerja keras. Saya sudah bicara soal mentalitas dan pola pikir setelah laga melawan Villa. Itu bagian besar dari menjadi kejam di kotak penalti," kata Bompastor sebelum laga.
"Pertandingan itu seharusnya bisa 3-0 di babak pertama. Kita perlu punya mentalitas itu ketika punya kesempatan untuk membunuh pertandingan setelah 45 menit."
Bompastor mengaku pekan ini melatih detail akhir para pemainnya. Mulai dari timing lari di kotak penalti, posisi yang tepat, jenis umpan silang, hingga koneksi antara pengumpan dan pemain yang masuk ke kotak.
Pelatih kepala Manchester United, Eva Olid, menuntut anak asuhnya tampil percaya diri dengan bola.
"Saya berharap kami percaya diri dengan bola, semua orang menunjukkan bahwa kami ingin menguasai bola. Ini bukan cuma soal kepercayaan diri," ujar Olid dalam konferensi pers pra-laga.
"Kami tahu mereka tim bagus dan akan ada momen kami harus bertahan. Tapi kami ingin menyerang juga, menempatkan mereka dalam situasi sulit, dan itu fokus utamanya."
Chelsea tidak bisa memainkan Melvine Malard. Penyerang itu mengalami cedera ringan saat latihan, tepat ketika akan menghadapi mantan klubnya. The Blues juga kehilangan Mayra Ramirez dan Manaka Matsukubo.
Di kubu United, Jayde Riviere dan Emma Watson absen dari skuad. Olid menurunkan Phallon Tullis-Joyce di bawah mistar. Lini belakang dihuni Hanna Lundkvist, Maya Le Tissier, Dominique Janssen, dan Andrea Medina.
Hinata Miyazawa dan Julia Zigiotti mengisi lini tengah. Jess Park, Ella Toone, dan Monica Jusu Bah mendukung Elisabeth Terland di lini depan.
Chelsea tampak beroperasi dengan formasi 3-5-2 pada menit-menit awal. Nüsken dan James jadi dua ujung tombak, sementara Bronze, Buchanan, dan McCabe mengisi lini belakang.
Empat menit berjalan, Bronze merebut bola dari Medina dengan tekel tepat waktu di sisi kanan. Medina meminta tendangan bebas, tetapi wasit tidak memberi apa pun.
Dua menit berselang, bola dialihkan dengan apik ke Jusu Bah di kiri. Ia mencoba masuk ke kotak penalti, namun Hampton cepat keluar dari garis gawang untuk mengamankan bola.
Laga baru berjalan sembilan menit. Chelsea masih mencari ritme, United berusaha memanfaatkan celah di sisi sayap.