ACEH — Makassar menjadi tuan rumah pertama gelaran Jambore Celebes yang digagas Toyota Agya Club (TAC) Indonesia. Mengusung konsep car meet yang tengah tren di kalangan komunitas otomotif, acara ini mencoba merangkum aktivitas komunitas dalam satu hari—dari servis bersama hingga sesi berbagi pengalaman bersama pembalap profesional.
Kehadiran Amato Rudolph membedakan jambore ini dari sekadar kumpul-kumpul biasa. Pebalap TGRI yang malang melintang di ajang balap MFOS Mandalika International Circuit itu membagikan materi seputar safety driving dan pengalamannya mengendalikan Toyota Agya GR di lintasan balap.
Bagi member yang punya hobi balap atau sekadar ingin memahami batas kemampuan mobilnya, sesi ini jadi kesempatan langka. Belajar langsung dari pebalap yang sehari-hari memacu Agya di sirkuit jelas berbeda dengan sekadar membaca teori di buku manual.
Panitia menyusun agenda yang padat namun terstruktur. Kegiatan dimulai dengan servis bersama (THS Rangga) Kalla Toyota di area venue Bugis Water Park, Makassar. Ini nilai tambah yang jarang ditemui di acara komunitas lain—member bisa memastikan mobilnya dalam kondisi prima sebelum konvoi.
Setelah itu, rombongan melaksanakan City Touring dari GR Zone Kalla Toyota Urip, menyusuri pusat Kota Makassar, dan berakhir kembali di Bugis Water Park sebagai lokasi utama acara. Rute ini memberi kesempatan bagi warga Makassar untuk melihat langsung puluhan unit Agya dalam satu waktu.
Toyota Agya Club tercatat berdiri sejak 2014 dan merupakan bagian dari Toyota Owners Club (TOC). Hingga kini, organisasi ini mengklaim memiliki 45 chapter dan 3.000 anggota yang tersebar di seluruh Indonesia—jumlah yang cukup solid untuk ukuran komunitas yang fokus pada satu model mobil.
Ketua Umum TAC, Steven Jacobus, dalam siaran persnya menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bukti TAC bukan hanya sekadar komunitas otomotif. "Sejalan dengan semangat GAZOO Racing - Pushing the Limits For Better, untuk pertama kalinya kami mengadakan Jambore Celebes di Kota Makassar dengan konsep Car Meet yang saat ini menjadi tren di komunitas otomotif. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa TAC bukan hanya komunitas otomotif, tetapi juga wadah kreativitas, sportivitas, persaudaraan, serta penyaluran hobi para anggota," ujarnya.
Yang menarik dari gelaran ini adalah sinergi antara komunitas, diler resmi (Kalla Toyota), dan pabrikan melalui TGRI. Pola kolaborasi semacam ini bisa jadi contoh bagaimana sebuah car club bertransformasi dari sekadar ajang kumpul menjadi ekosistem yang memberi nilai lebih—edukasi, perawatan kendaraan, hingga akses ke figur inspiratif.
Namun, perlu dicatat bahwa acara ini masih berstatus event satu hari. Pertanyaan besarnya adalah apakah format Jambore Celebes ini akan berkelanjutan atau hanya seremonial belaka. Untuk itu, konsistensi kegiatan setelah momen pertama ini akan menentukan apakah TAC benar-benar serius membangun wadah yang mereka klaim.