Rumah Guru Ngaji di Aceh Utara yang Tak Layak Huni Kini Rampung 100 Persen, Dibangun Gotong Royong TNI Selama 18 Hari

Penulis: Sutomo  •  Selasa, 08 September 2026 | 20:46:01 WIB
Rumah guru ngaji di Aceh Utara yang sebelumnya tidak layak huni kini rampung 100 persen setelah direhabilitasi gotong royong oleh TNI selama 18 hari.

LHOKSUKON — Rumah yang dulunya bocor di berbagai sudut dan berdinding lapuk itu kini telah berubah menjadi hunian layak dengan dua kamar tidur, ruang tamu, serta satu kamar mandi. Katratunida bersama suami dan kedua anaknya sudah mulai menempati rumah baru tersebut.

Perubahan total ini merupakan hasil rehabilitasi yang dilakukan secara gotong royong oleh jajaran Kodim 0103/Aceh Utara. Proses pengerjaan fisik dikebut selama 18 hari hingga akhirnya siap huni.

Berawal dari Atap Bocor dan Dinding Lapuk

Sebelum diperbaiki, kondisi rumah Katratunida memprihatinkan. Atapnya bocor di berbagai sudut, sementara dinding bangunan sudah lapuk dimakan usia.

Danramil 02/Kuta Makmur Letda Inf Andriyanto menjelaskan, aksi sosial ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Komandan Kodim 0103/Aceh Utara Letkol Inf Faisal serta Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran.

"Rasanya Seperti Mimpi"

Perasaan haru tak bisa disembunyikan Katratunida saat menceritakan proses pembangunan rumahnya yang berlangsung cepat. Ia mengaku proses tersebut terasa seperti mimpi yang menjadi kenyataan bagi keluarganya.

"Rasanya seperti mimpi. Tiba-tiba rumah kami dibangun dan sekarang sudah selesai 100 persen. Dulu rumah kami tidak layak huni, banyak yang bocor di mana-mana dan dindingnya juga sudah lapuk," ungkap Katratunida dengan nada haru.

Ucapan Terima Kasih untuk KSAD dan Haji Eko Setiawan

Katratunida menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada jajaran TNI, khususnya Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Haji Eko Setiawan bin Katoh yang telah memberikan perhatian besar bagi keluarganya.

"Sekarang kami sekeluarga sudah memiliki rumah yang layak. Saya bisa melihat tawa anak-anak dan mereka bisa tumbuh di rumah yang lebih layak. Semoga kebaikan ini menjadi keberkahan bagi Bapak KSAD dan Haji Eko Setiawan, baik di dunia maupun di akhirat," doa Katratunida.

Reporter: Sutomo
Sumber: dialeksis.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top