ACEH — Pasar ponsel lipat dan flagship Samsung di Indonesia memasuki babak persaingan harga yang unik di penghujung Agustus 2026. Alih-alih langsung menghapus generasi lama, Samsung justru mempertahankan sejumlah model pendahulu dengan banderol yang lebih ramah di kantong, menciptakan opsi menarik bagi konsumen yang tidak selalu mengejar produk terbaru.
Fenomena paling menarik terjadi di lini lipat. Samsung menetapkan harga Galaxy Z Flip7 512GB di angka Rp 20.999.000, hanya terpaut Rp 1 juta dari varian dasar Galaxy Z Flip8 256GB yang dibanderol Rp 19.999.000.
Artinya, konsumen bisa mendapatkan kapasitas penyimpanan dua kali lipat lebih besar hanya dengan menambah Rp 1 juta, atau menghemat anggaran dengan memilih model lama. Berikut daftar lengkapnya:
Di posisi puncak, Galaxy Z Fold8 Ultra dengan penyimpanan 1TB menjadi perangkat termahal dalam daftar ini, menyentuh Rp 44.499.000. Harga ini menegaskan posisinya sebagai produk paling premium di jajaran Samsung saat ini.
Berbeda dengan lini lipat, jajaran Galaxy S menawarkan jenjang harga yang lebih bertingkat. Samsung masih mempertahankan Galaxy S25 dan S25 FE sebagai opsi kelas flagship yang lebih terjangkau, bersanding dengan keluarga Galaxy S26 terbaru.
Dengan banderol mulai Rp 12.499.000, Galaxy S25 FE tampil sebagai opsi paling masuk akal bagi pengguna yang ingin merasakan performa flagship Samsung tanpa harus merogoh kocek hingga Rp 20 juta.
Keputusan akhir kembali pada prioritas masing-masing pengguna. Bagi yang mengutamakan teknologi terbaru, Galaxy S26 Series dan Z Fold8 Series jelas menjadi pilihan utama. Namun, perlu diingat bahwa perangkat flagship generasi sebelumnya umumnya masih sanggup menangani aktivitas harian, fotografi, hingga produktivitas berat dengan baik.
Sebelum memutuskan, ada baiknya membandingkan kapasitas penyimpanan, fitur kamera, dan selisih harga antar varian. Dengan rentang harga yang tersebar dari Rp 12 jutaan hingga Rp 44 jutaan, pasar Samsung Indonesia saat ini memberi ruang yang luas bagi berbagai segmen pembeli—dari pekerja profesional hingga pengguna yang baru pertama kali mencoba ponsel lipat.