Huawei Pura 90s Pro Max Rp 21 Juta: Kamera Tele 200MP dengan Sensor Sebesar Ini

Penulis: Saiful  •  Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:48:31 WIB
Petugas menunjukkan kamera telephoto 200MP pada Huawei Pura 90s Pro Max saat peluncuran di Indonesia.

ACEH — Huawei kembali bermain di segmen flagship dengan Pura 90s Series yang diluncurkan di Indonesia. Dua model yang dirilis — Pura 90s Pro Max dan Pura 90s Pro — sama-sama mengusung jargon "ALL MAX" yang menekankan pada kemampuan fotografi jarak jauh dan pemrosesan gambar berbasis AI. Kami belum mendapat unit untuk diuji secara menyeluruh, jadi ulasan ini berdasarkan paparan resmi Huawei dan spesifikasi yang diberikan saat peluncuran.

Yang langsung mencolok dari seri ini adalah pembagian tugas yang jelas antara kedua varian. Pro Max fokus pada zoom jarak jauh dengan kamera telephoto 200MP, sementara Pro mengandalkan lensa makro telephoto dengan jarak fokus minimal 5 cm. Strategi ini menarik karena memberi alasan berbeda bagi konsumen untuk memilih masing-masing model, bukan sekadar perbedaan kapasitas penyimpanan.

Kamera Tele 200MP di Pro Max: Sensor Sebesar Apa Sebenarnya?

Angka 200MP memang sudah sering terdengar, tapi yang membuat Pura 90s Pro Max berbeda adalah ukuran sensornya yang mencapai 1/1.28 inci dengan susunan piksel RYYB. Sebagai gambaran, sensor sebesar ini biasanya dipakai untuk kamera utama di banyak flagship, bukan untuk lensa telephoto. Artinya, saat kamu zoom 4x optik, kualitas cahaya yang ditangkap tidak jauh berbeda dengan kamera utama.

Huawei juga membekali lensa ini dengan OIS bertingkat yang diklaim stabil hingga standar CIPA 7.0. Dalam konteks nyata, ini berarti bidikan dari tribun penonton konser atau saat memotret burung dari jarak jauh seharusnya tetap tajam tanpa perlu membawa tripod. Untuk video, zoom digital hingga 20x didukung, meski perlu diuji seberapa usable hasilnya di kondisi minim cahaya.

Kamera Utama dengan Bukaan Adaptif F1.4–F4.0: Solusi untuk Kondisi Kontras Tinggi

Baik Pro Max maupun Pro sama-sama mengandalkan kamera utama 50MP dengan sensor 1/1.28 inci dan bukaan adaptif yang bisa berubah dari F1.4 hingga F4.0. Teknologi LOFIC dan rentang dinamis 16EV disebut mampu menyeimbangkan area terang dan gelap dalam satu frame — skenario yang sering gagal di HP lain saat memotret panggung dengan spotlight menyilaukan.

Bukaan adaptif ini bekerja otomatis: saat kondisi terang, aperture menyempit untuk ketajaman maksimal; saat gelap, aperture membuka lebar untuk menangkap lebih banyak cahaya. Ini bukan fitur baru di ekosistem Huawei, tapi implementasinya di seri ini akan menentukan apakah klaim "menyeimbangkan area terang dan gelap" benar-benar berhasil di lapangan.

Pura 90s Pro: Makro Telephoto 5 cm untuk Detail Jarak Dekat

Varian Pro tidak mendapatkan sensor 200MP, tapi Huawei memberi kompensasi dengan lensa makro telephoto 50MP yang bisa fokus dari jarak 5 cm. Dengan 4x optical zoom dan bukaan F2.1, lensa ini dirancang untuk memotret tekstur makanan, detail perhiasan, atau kelopak bunga tanpa perlu mendekatkan HP terlalu dekat ke objek.

Yang perlu dicatat: jarak fokus 5 cm adalah jarak minimum, bukan berarti kamu harus menempelkan HP ke objek. Justru dengan adanya optical zoom, kamu bisa mengambil foto makro dari jarak yang lebih wajar, mengurangi risiko bayangan kamera jatuh ke objek. Ini pendekatan yang lebih praktis dibanding lensa makro konvensional di HP lain.

Fitur AI: Dari Komposisi Otomatis sampai Menghapus Pantulan Kaca

Huawei menyematkan beberapa fitur AI yang terdengar berguna dalam skenario harian. AI Composition membantu menyusun frame secara real-time — misalnya saat kamu kesulitan mencari titik simetris di depan bangunan bersejarah. Ada juga AI Move yang memungkinkan subjek foto dipindahkan posisinya setelah bidikan, tanpa merusak latar belakang.

Dua fitur lain yang patut diperhatikan: AI De-glare untuk mengurangi pantulan kaca saat memotret dari balik etalase, dan AI Best Expression yang otomatis memilih frame terbaik dari foto bersama ketika ada anggota yang matanya terpejam. Fitur-fitur ini memang sudah umum di HP flagship lain, tapi eksekusi Huawei biasanya berbeda — sayangnya, butuh pengujian langsung untuk menilai apakah benar-benar berfungsi mulus.

Harga dan Varian di Indonesia: Pilihan 12/256GB atau 12/512GB

Huawei Pura 90s Pro Max dibanderol Rp 20.999.000 untuk varian 12/256GB dan Rp 22.999.000 untuk 12/512GB. Sementara Pura 90s Pro dijual Rp 15.999.000 (12/256GB) dan Rp 17.999.000 (12/512GB). Varian 256GB baru tersedia mulai September 2026, sedangkan varian 512GB sudah bisa dibeli sejak peluncuran.

Periode penjualan perdana berlangsung 28 Agustus–27 September 2026 dengan benefit tambahan: cashback hingga Rp 2 juta, HUAWEI WATCH FIT 4, dan garansi HUAWEI Care+ satu tahun. Total nilai benefit diklaim mencapai Rp 8,4 juta, tapi perlu diingat bahwa angka ini adalah akumulasi dari semua item, bukan potongan harga langsung.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli

Pertama, harga Pura 90s Pro Max bersaing langsung dengan flagship Samsung Galaxy S25 Ultra dan iPhone 16 Pro Max di kelas harga yang sama. Kedua, Huawei masih belum memiliki layanan Google Mobile Services (GMS) di Indonesia — ini berarti aplikasi perbankan, transportasi online, dan layanan Google lainnya perlu diakali dengan cara alternatif. Ini faktor besar yang sering luput dari ulasan yang hanya fokus pada spesifikasi kamera.

Ketiga, klaim kamera 200MP dan stabilisasi CIPA 7.0 perlu diverifikasi dengan pengujian real-world. Spesifikasi di atas kertas memang impresif, tapi hasil akhir sangat bergantung pada pemrosesan sinyal dan optimasi software. Kami akan mencoba mendapatkan unit review untuk menguji klaim zoom 20x dan performa kamera di kondisi cahaya rendah.

Reporter: Saiful
Sumber: mobitekno.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top