Razia Kamar Hunian Lapas Banda Aceh, Petugas Sita Puluhan Barang Terlarang dari 4 Sel

Penulis: Ragil  •  Kamis, 27 Agustus 2026 | 00:11:01 WIB
Petugas keamanan Lapas Kelas IIA Banda Aceh menyita puluhan barang terlarang dari empat kamar hunian warga binaan dalam razia insidentil, Selasa (25/8/2026).

BANDA ACEH — Langkah tegas kembali diambil jajaran keamanan Lapas Kelas IIA Banda Aceh. Sebanyak empat kamar hunian WBP yang dipilih secara acak, yakni Kamar Nomor 4, 17, 37, dan 49, menjadi sasaran razia insidentil yang dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Muhammad Faydiban, Selasa (25/8/2026).

Operasi ini melibatkan Regu Pengamanan 2 dan 3 beserta seluruh staf KPLP. Meski berlangsung tegas, proses penggeledahan tetap mengedepankan pendekatan humanis terhadap para warga binaan.

Barang yang Disita: dari Paku hingga Botol Parfum Kaca

Dari hasil pemeriksaan mendetail di keempat kamar tersebut, petugas menemukan dan menyita sejumlah barang yang berpotensi disalahgunakan. Barang-barang itu antara lain dua colokan listrik rusak, empat buah paku, dua bola lampu, empat sendok besi, dua garpu, dan tiga cutter.

Selain itu, petugas juga mengamankan sembilan botol parfum kaca dan dua terminal listrik rusak. Seluruh barang sitaan tersebut dinilai dapat membahayakan keselamatan atau digunakan untuk mengganggu stabilitas keamanan di dalam lapas.

Instruksi Mingguan Kalapas untuk Cegah Peredaran Narkoba dan Handphone

Kepala Lapas Kelas IIA Banda Aceh, Akhmad Heru Setiawan, menegaskan bahwa razia ini bukan aksi dadakan tanpa perencanaan. Kegiatan tersebut merupakan instruksi rutin yang telah dijadwalkan setiap pekan sebagai bentuk kewaspadaan dini terhadap potensi pelanggaran.

"Razia ini kami perintahkan secara rutin setiap minggu, sebagai langkah antisipatif untuk mencegah masuk dan beredarnya barang-barang terlarang seperti handphone dan narkoba di dalam Lapas. Keamanan dan ketertiban adalah harga mati yang harus kita jaga bersama," tegasnya dalam keterangan resmi.

Komitmen Jaga Kondusivitas Lingkungan Pembinaan

Langkah preventif ini menjadi bukti nyata komitmen Lapas Kelas IIA Banda Aceh di bawah kepemimpinan Akhmad Heru Setiawan. Pihaknya berupaya memastikan lingkungan pembinaan tetap aman dan kondusif bagi seluruh WBP.

Dengan pengawasan yang ketat dan razia yang konsisten, diharapkan tidak ada celah bagi pihak-pihak yang mencoba menyelundupkan barang terlarang ke dalam sel hunian. Seluruh barang bukti yang berhasil diamankan kini telah disita untuk mencegah penyalahgunaan lebih lanjut.

Reporter: Ragil
Sumber: waspadaaceh.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top