NAGAN RAYA — Arinal Huda, Keuchik Gampong Meunasah Dayah, mengapresiasi pelaksanaan Bakti Kesehatan untuk Masyarakat yang digelar Yonif TP 856/SBS. Menurutnya, kehadiran berbagai unsur di tengah warga menunjukkan sinkronisasi pelayanan yang berjalan nyata, bukan sekadar seremoni.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Kehadiran berbagai unsur di tengah masyarakat menunjukkan kepedulian bersama terhadap kesehatan warga,” ujar Arinal Huda.
Kegiatan yang berlangsung di halaman Meunasah Dayah itu tampak mendapat sambutan antusias. Warga berbondong-bondong datang untuk memeriksakan kondisi kesehatannya secara gratis di lokasi yang telah disediakan.
Layanan ini menjadi pintu akses kesehatan bagi warga yang mungkin terkendala jarak atau biaya untuk menjangkau fasilitas medis di pusat kecamatan. Kehadiran tim kesehatan dari satuan TNI AD ini diharapkan bisa menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.
Di balik nilai sosial kegiatan ini, Gampong Meunasah Dayah menyimpan kekayaan sejarah lokal. Di halaman masjid tua setempat, terdapat sebuah batu yang dipercaya masyarakat sebagai tempat persinggahan Cut Nyak Dhien, pahlawan nasional asal Aceh.
Selain batu bersejarah itu, sebuah kolam tua juga masih terjaga di sekitar area masjid. Keduanya menjadi penanda identitas kawasan yang melekat dengan narasi perjuangan masa lampau.
Bagi Arinal Huda, sinergi yang terbangun melalui bakti kesehatan ini diharapkan menjadi pola pelayanan yang berkelanjutan. Ia berharap kolaborasi serupa tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi terus menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian terhadap masyarakat.
Perpaduan antara pengabdian kesehatan dan pelestarian nilai sejarah inilah yang membuat kegiatan di Meunasah Dayah terasa berbeda. Aksi nyata di lapangan berjalan beriringan dengan kesadaran akan akar budaya setempat.