Kebakaran Rumah dan 3 Dapur Minyak Ilegal di Aceh Timur, Api Terlihat dari Jarak Puluhan Kilometer

Penulis: Saiful  •  Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:41:01 WIB
Petugas pemadam kebakaran berupaya menjinakkan api yang membakar satu rumah dan tiga dapur minyak ilegal di Desa Seumali, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (13/8/2026) dini hari.

IDI — Kebakaran melanda satu rumah dan tiga dapur minyak ilegal milik Maimun di Desa Seumali, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Aceh. Insiden terjadi pada Kamis (13/8/2026) dini hari, diawali dengan ledakan keras sebelum api membumbung tinggi dan menggegerkan warga sekitar.

Komandan operasi pemadam kebakaran, Rizal, mengatakan proses pemadaman berlangsung sulit. Lokasi kejadian yang berada di pedalaman membuat enam armada yang dikerahkan harus ekstra hati-hati menjangkau titik api.

Api Terlihat dari Jarak Puluhan Kilometer

"Penyebab kebakaran diduga karena rembesan minyak lalu terpercik api," kata Rizal kepada Kompas.com.

Kondisi malam hari menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Kobaran api yang membumbung tinggi bahkan terlihat dari jarak puluhan kilometer, memicu kepanikan warga yang khawatir api merembet ke permukiman lain.

Petugas baru berhasil menjinakkan api pada Kamis subuh. Setelah itu, proses pendinginan masih terus dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api yang menyala kembali.

"Sekarang masih upaya pendinginan. Api berhasil kita padamkan subuh tadi dan sekarang memasuki pendinginan. Petugas masih di lokasi untuk memantau perkembangan," ujarnya.

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

Rizal memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Polisi sedang menyelidiki penyebabnya," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Minyak dan Gas Aceh (BPMA) Mawardi Nur dan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Timur AKP Novrizaldi belum memberikan tanggapan saat dihubungi terpisah.

Kejadian Berulang: Dua Kali dalam Sebulan Terakhir

Kebakaran sumur dan dapur minyak ilegal di Aceh Timur bukan kali ini saja terjadi. Dalam sebulan terakhir, tercatat dua kali peristiwa serupa melanda wilayah tersebut.

Sebelumnya, kebakaran dapur dan sumur minyak ilegal juga terjadi di Desa Lhok Leumak, Kecamatan Darul Ihsan, Aceh Timur, pada 5 Juli 2026. Pasca kejadian itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur bersama Polres Aceh Timur dan Pemerintah Aceh sempat memanggil pemilik sumur untuk menghentikan seluruh aktivitas pengeboran ilegal.

Sepanjang sejarah kebakaran sumur minyak di Aceh Timur, puluhan orang dilaporkan meninggal dunia. Meski demikian, hingga kini belum ada upaya penghentian aktivitas sumur minyak ilegal secara menyeluruh di kabupaten tersebut.

Reporter: Saiful
Sumber: regional.kompas.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top