ACEH — Laga pamungkas akan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Persib datang dengan modal semangat tinggi, tetapi harus diakui waktu pemulihan yang singkat menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi Maung Bandung.
Berbicara di Hotel Aryaduta Bali, Kuta, Rabu sore (5/8/2026), Tolic mengakui perubahan taktik besar tidak mungkin dilakukan dalam situasi seperti ini. Ia menilai kedua finalis akan lebih fokus pada pemulihan fisik dan menjaga ritme permainan yang sudah terbentuk sepanjang turnamen.
"Kita lihat saja nanti. Saya rasa Persebaya juga tidak akan banyak mengubah sesuatu karena kami sama-sama tidak memiliki waktu yang cukup untuk berlatih. Mereka juga masih fokus kepada para pemainnya," ujar Tolic.
Pelatih berlisensi UEFA Pro itu menegaskan tidak ada alasan untuk tidak menurunkan skuad terbaiknya di partai puncak. Ia memastikan seluruh pemain yang fit akan diturunkan untuk memberikan perlawanan maksimal.
"Kami akan menurunkan tim terbaik yang kami miliki dan para pemain akan memberikan kemampuan terbaik mereka. Mari kita lihat siapa yang akan menjadi pemenang," tambahnya.
Analisis Tolic terhadap kekuatan Persebaya cukup spesifik. Ia menyoroti kecenderungan Bajul Ijo untuk bermain dengan blok pertahanan rendah yang solid, kemudian menunggu momen transisi untuk melancarkan serangan balik.
"Mereka menunggu lawan melakukan kesalahan. Begitu kami melakukan kesalahan, mereka pasti akan memberikan hukuman. Selain itu mereka juga berbahaya dalam situasi bola mati," tegasnya.
Menariknya, Tolic melihat ada kemiripan karakter antara Persib dan Persebaya dalam hal pendekatan bertahan. Namun ia menilai detail eksekusi di lapangan nanti yang akan menentukan segalanya.
"Mereka mampu mencetak gol dan memiliki pertahanan yang solid. Sebenarnya gaya pertahanan mereka mirip dengan kami meskipun ada beberapa perbedaan," tambahnya.
Tolic juga memberikan pandangannya soal tren turnamen. Menurutnya, dominasi skema low block di Piala Presiden 2026 adalah hal yang wajar karena kompetisi baru berjalan dan tim-tim belum sempat membangun pola pressing tinggi yang kompleks.
"Mungkin kami bisa mengontrol tempo pertandingan. Saya rasa laga nanti akan berjalan cukup lambat dari kedua tim. Kita lihat saja bagaimana jalannya pertandingan," tutupnya.
Di akhir pernyataannya, Tolic berharap laga final berjalan fair dan wasit mampu memimpin pertandingan dengan baik. Ia juga berharap seluruh pemain tetap sehat hingga akhir turnamen. "Selain itu seluruh pemain bisa tetap sehat dan turnamen ini bisa berakhir dengan baik," tegasnya.