LANGSA — Pemerintah Kota (Pemko) Langsa berencana membenahi sejumlah pasar tradisional di daerah itu. Rencana ini muncul setelah Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra turun langsung meninjau kondisi pasar, Senin pekan lalu.
Dalam peninjauan itu, Jeffry mendapati sejumlah persoalan. Salah satu yang paling menonjol adalah ketidaksesuaian desain bangunan dengan kebutuhan pedagang.
“Hari ini kita turun langsung ke pasar. Ternyata konsepnya belum sesuai dengan kebutuhan pedagang. Pedagang menginginkan pasar yang lebih terbuka, sementara bangunan yang ada justru dibuat tertutup,” ujar Jeffry.
Menurutnya, kondisi itu menjadi penyebab utama pasar tidak dimanfaatkan secara maksimal oleh para pedagang. Banyak dari mereka yang memilih berjualan di luar lokasi yang telah disediakan.
Selain soal bangunan, Wali Kota juga menyoroti kondisi infrastruktur di kawasan pasar. Beberapa catatan yang dikumpulkan antara lain lantai yang rusak, jalan becek, serta masih banyaknya pedagang yang berjualan di luar area yang telah ditentukan.
Pemko Langsa berjanji akan menindaklanjuti temuan tersebut dengan melakukan pembenahan infrastruktur dan penataan kawasan secara bertahap.
“Tujuan kami menghadirkan pasar yang lebih nyaman, tertib, bersih, aman, dan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat,” kata Jeffry.
Pemko Langsa berharap, dengan adanya pembenahan ini, pasar tradisional bisa kembali menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang representatif bagi masyarakat Kota Langsa. Penyesuaian akan dilakukan secara bertahap agar fasilitas pasar lebih fungsional dan mampu menarik minat pedagang untuk berjualan di dalam kawasan.