ACEH — Ferrari mengonfirmasi akan melelang unit produksi pertama mobil listrik perdananya, Luce, pada 15 Agustus 2026 di Monterey Car Week, California. Lelang tanpa harga minimum ini akan digelar oleh RM Sotheby’s. Diprediksi, harga jualnya menembus 1,1 juta dolar AS atau setara Rp19,7 miliar.
Unit spesial ini digarap oleh divisi Ferrari Tailor Made. Balutan warna Madreperla Semi-Gloss mampu memantulkan gradasi warna hijau hingga ungu tergantung sudut cahaya. Tema putih juga diterapkan pada pelek, kaliper rem, dan logo Ferrari—aksen yang belum pernah digunakan model lain sebelumnya.
Interior dibungkus kulit Le Mans metallic, material premium yang dikembangkan dari Swiss. Sebagai unit produksi pertama, mobil ini juga dilengkapi plakat khusus yang menegaskan statusnya sebagai kendaraan pembuka era elektrifikasi Ferrari.
Sejak diperkenalkan, desain Ferrari Luce menuai kritik dari penggemar yang menilai terlalu berbeda dari identitas klasik Ferrari. Namun, petinggi Ferrari justru menyambut kontroversi tersebut sebagai bukti besarnya perhatian publik terhadap merek asal Maranello tersebut.
Optimisme tetap tinggi. Sejumlah pasar penting seperti China dilaporkan menunjukkan antusiasme kuat terhadap mobil listrik berdaya 1.036 dk ini. Para kolektor diyakini tetap berminat pada unit perdana yang sarat nilai historis dan eksklusivitas.
Seluruh hasil penjualan Ferrari Luce Chassis 0 akan disalurkan melalui Ferrari Foundation. Dana tersebut digunakan untuk mendukung berbagai program pendidikan dan pengembangan anak.
Dengan harga prediksi yang fantastis dan misi amal di baliknya, lelang ini dipastikan menjadi salah satu momen paling dinanti dalam Monterey Car Week tahun depan.