BANDA ACEH — Kebiasaan memilih produk yang aman perlu ditanamkan sejak dini, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah. Hal ini menjadi pesan utama dalam Podcast Berbisik (Berbincang Asik Bersama BPOM Aceh) Episode 19 yang digelar BBPOM di Banda Aceh.
Acara yang dipandu oleh Suhil Alfata itu menghadirkan dua narasumber: Yanti dari Tim Program Prioritas Nasional Bidang Informasi dan Komunikasi BBPOM Aceh, serta Ahli Gizi Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Juleka.
Yanti menjelaskan bahwa perlindungan anak tidak hanya soal pemenuhan gizi, tetapi juga memastikan obat dan pangan yang dikonsumsi aman, bermutu, dan sesuai ketentuan. Menurutnya, anak adalah investasi terbesar bangsa yang perlindungannya dimulai dari hal sederhana.
“Melindungi mereka dimulai dari hal yang paling sederhana, yaitu memastikan obat dan makanan yang dikonsumsi aman. Karena itu, BPOM terus mengajak masyarakat membiasakan Cek KLIK sebelum membeli produk,” ujar Yanti dalam diskusi tersebut.
Cek KLIK merupakan singkatan dari Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa. Masyarakat juga diimbau melaporkan jika menemukan produk yang diduga tidak memenuhi ketentuan.
Juleka dari Dinkes Banda Aceh menambahkan, pemenuhan gizi seimbang dan keamanan pangan merupakan dua aspek yang saling berkaitan dalam mendukung tumbuh kembang anak. Ia menekankan pentingnya perhatian orang tua sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), termasuk bagi anak berkebutuhan khusus.
“Pangan bergizi harus dibarengi dengan jaminan keamanan. Gizi terbaik tidak akan memberikan manfaat optimal apabila pangan yang dikonsumsi tidak aman,” kata Juleka.
Ia mengingatkan orang tua untuk memastikan makanan anak bergizi seimbang, higienis, serta berasal dari produk yang legal dan memiliki izin edar BPOM.
Dalam podcast tersebut, Yanti memaparkan sejumlah Program Prioritas Nasional BPOM, seperti Desa Pangan Aman, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, dan Sekolah yang Membudayakan Keamanan Pangan. Program-program ini bertujuan membangun ekosistem keamanan pangan melalui pemberdayaan masyarakat.
Diskusi berlangsung interaktif dengan membahas berbagai isu, mulai dari peran orang tua dan sekolah, pencegahan stunting, pemenuhan gizi bagi anak berkebutuhan khusus, hingga kolaborasi berbagai pihak. Sesi Jawab Netizen (JANET) juga menjawab pertanyaan masyarakat seputar keamanan obat dan pangan.
Host Podcast Berbisik, Suhil Alfata, berharap podcast ini menjadi media edukasi yang mudah diakses masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar mengenai keamanan obat dan makanan. “Kami ingin menghadirkan edukasi yang ringan, mudah dipahami, namun memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Melalui episode ini, BBPOM di Banda Aceh menekankan bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat. Dengan membiasakan Cek KLIK dan memenuhi kebutuhan gizi seimbang, diharapkan lahir generasi yang sehat menuju Indonesia Emas 2045.