SINGKIL — Cuaca di daratan Kabupaten Aceh Singkil terbilang bersahabat. BMKG merilis prakiraan cuaca untuk Rabu (15/7/2026) bahwa seluruh wilayah di 12 kecamatan, mulai dari Pulau Banyak, Kuala Baru, Danau Paris, Suro Makmur, Pulau Banyak Barat, Singkohor, Kota Baharu, Simpang Kanan, Singkil, Gunung Meriah, hingga Singkil Utara, akan cerah berawan.
Suhu udara diperkirakan berada di kisaran 24 hingga 30 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan 77 hingga 97 persen. Kondisi ini cukup nyaman untuk aktivitas warga di luar ruangan.
Meski cuaca daratan cerah, situasi berbeda terjadi di perairan Aceh Singkil. BMKG mencatat langit di wilayah maritim tertutup awan tebal dengan suhu 28 derajat Celsius dan kelembapan relatif 81 persen.
Angin bertiup dari arah Timur Laut dengan kecepatan hanya 2 knot, dan arus bergerak ke arah Tenggara dengan kecepatan 0,88 knot. Meski kecepatan angin tergolong rendah, tinggi gelombang justru mencapai 1,7 meter, yang oleh BMKG dikategorikan sebagai gelombang sedang.
Ketinggian ini cukup berisiko bagi kapal-kapal kecil dan nelayan tradisional yang menggunakan perahu motor tempel. Gelombang setinggi itu dapat membuat oleng dan menyulitkan navigasi, terutama saat jarak pandang terbatas oleh awan tebal.
BMKG mengimbau siapa pun yang hendak berlayar untuk selalu melengkapi diri dengan peralatan keselamatan. Jaket pelampung dan peralatan komunikasi darurat menjadi barang wajib agar bisa menghubungi keluarga atau pihak berwenang jika terjadi insiden.
Selain itu, keberadaan GPS atau alat penentu posisi sangat dianjurkan. Mengandalkan tanda-tanda alam saja, menurut BMKG, tidak cukup aman karena jarak pandang bisa tiba-tiba terbatas akibat cuaca buruk.
Laporan ini disusun berdasarkan data dari BMKG yang dihimpun jurnalis Serambi Indonesia, Dede Rosadi, di Aceh Singkil.