SIGLI — Persimura Beureuneun menyatakan kesiapan penuh untuk bersaing di putaran regional Aceh Piala Soeratin U-17. Tim kebanggaan warga Pidie ini menargetkan hasil maksimal sejak fase grup demi membuka peluang lolos ke babak selanjutnya.
Berdasarkan jadwal yang dirilis panitia, Persimura akan memulai perjuangan dengan menghadapi Aceh Kuta Raja FC pada 15 Juli 2026. Laga kedua melawan Tamiang United dijadwalkan pada 17 Juli, dan pertandingan terakhir fase grup kontra Adam Depok Nagan Raya pada 19 Juli 2026.
“Anak-anak sudah siap tempur. Kami datang ke Bireuen untuk bertanding dan berusaha meraih kemenangan di setiap laga,” ujar Pelatih Persimura U-17, Riza Fandi.
Pelatih Riza Fandi menegaskan bahwa persiapan tim telah dilakukan secara maksimal. Aspek teknik, fisik, dan mental pemain muda Persimura disebut sudah dalam kondisi prima jelang turnamen usia muda paling bergengsi di Aceh tersebut.
Sebanyak 22 pemain dibawa ke Bireuen untuk mengarungi kompetisi. Rombongan tim dijadwalkan bertolak sehari sebelum pertandingan perdana melawan Aceh Kuta Raja FC.
Ketua Umum Persimura, Muzakir, optimistis timnya mampu memberikan penampilan terbaik. Ia mengaku seluruh kebutuhan tim telah dipersiapkan sehingga para pemain dapat fokus penuh menghadapi pertandingan.
“Kami berharap para pemain tampil maksimal dan mampu membawa Persimura meraih hasil terbaik di Piala Soeratin U-17,” kata Muzakir.
Muzakir juga mengajak masyarakat Pidie, khususnya yang berada di Bireuen, untuk memberikan dukungan langsung kepada Persimura selama turnamen berlangsung. Menurutnya, kehadiran suporter akan menjadi suntikan motivasi bagi para pemain muda.
Selain mengejar prestasi, ia berpesan agar seluruh pemain menjaga nama baik daerah dengan menjunjung tinggi sportivitas dan sikap santun selama mengikuti kompetisi. “Permainan yang bagus harus dibarengi dengan sikap yang baik. Kami ingin Persimura dikenal bukan hanya karena prestasinya, tetapi juga karena sportivitasnya,” ujar Muzakir.