Pemprov Aceh dan Pusat Percepat Rehabilitasi Infrastruktur Pascabencana di Bener Meriah, Jembatan Rusak Jadi Prioritas

Penulis: Yasir  •  Rabu, 08 Juli 2026 | 17:43:31 WIB
Menteri Dalam Negeri dan jajaran pemerintah Aceh meninjau langsung lokasi rehabilitasi jembatan di Bener Meriah.

REDELONG — Rapat Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi digelar di Aula Pendopo Bupati Bener Meriah. Rombongan menteri bertolak dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, menuju Bandara Rembele sebelum melanjutkan perjalanan ke lokasi pertemuan.

Bupati Bener Meriah Tagore Abubakar bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat menyambut kedatangan rombongan. Rapat tersebut dihadiri para camat, tokoh masyarakat, serta jajaran pemerintah daerah untuk membahas perkembangan terkini di wilayah terdampak.

Jembatan Rusak Jadi Prioritas Penanganan

Dalam rapat tersebut, pemerintah pusat, Pemerintah Aceh, dan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah membahas berbagai upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi. Penanganan jembatan dan infrastruktur lainnya yang terdampak bencana menjadi bahasan utama.

Usai rapat, Menteri Dalam Negeri bersama Wakil Gubernur Aceh, Bupati Bener Meriah, dan rombongan meninjau langsung lokasi penanganan jembatan. Langkah ini untuk memastikan progres pekerjaan di lapangan berjalan sesuai rencana dan kebutuhan masyarakat.

Sinergi Lintas Pemerintahan untuk Pemulihan Ekonomi

Sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten diharapkan mampu mempercepat pemulihan akses masyarakat. Aktivitas sosial dan perekonomian di wilayah terdampak pun diharapkan segera pulih setelah infrastruktur kembali berfungsi normal.

Pemerintah Aceh menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten. Proses rehabilitasi dan rekonstruksi ditargetkan dapat terlaksana secara cepat, tepat, dan berkelanjutan demi kepentingan masyarakat Bener Meriah.

Reporter: Yasir
Sumber: sinarpost.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top