ACEH TENGAH — Sertu Ruslan bersama warga setempat memanen kentang di ladang desa binaannya sejak pukul 09.30 WIB. Kehadiran Babinsa di tengah masa panen bukan sekadar seremoni, melainkan benar-benar ikut memanggul karung dan memilah hasil bumi.
Dalam kegiatan itu, Sertu Ruslan terlibat langsung dari proses pencabutan hingga pengemasan kentang. Ia menyebut bahwa aksi ini merupakan wujud nyata tugas pembinaan teritorial yang melekat pada setiap Babinsa.
“Sebagai Babinsa, kami selalu siap hadir dan membantu masyarakat, khususnya para petani, guna meningkatkan hasil pertanian serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah,” ujarnya.
Warga setempat mengaku terbantu dengan turunnya Babinsa ke ladang. Mereka menilai kehadiran TNI tidak hanya meringankan beban fisik saat panen, tetapi juga memberi semangat tersendiri bagi petani di tengah kesibukan musim panen.
Harapan warga, kegiatan seperti ini terus berlanjut. Sinergi antara TNI dan masyarakat dinilai mampu mendorong peningkatan produksi pertanian di wilayah Aceh Tengah.
Program hanpangan atau ketahanan pangan yang dijalankan Koramil 02/Bebesen ini merupakan instruksi dari komando atas untuk mendampingi petani dari hulu ke hilir. Tidak hanya saat tanam, pendampingan juga dilakukan saat panen raya tiba.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara TNI dan masyarakat semakin kuat, serta mampu mendorong peningkatan produksi pertanian di wilayah Aceh Tengah.