Yayasan AMANAH Bina Warga Aceh Besar Kembangkan Melon Golden Alisha, Omzet Sekali Panen Capai Rp36 Juta

Penulis: Fajar  •  Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:49:01 WIB
Yayasan AMANAH mengembangkan budidaya melon golden alisha di Aceh Besar dengan omzet panen mencapai Rp36 juta.

ACEH BESAR — Yayasan Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH) tak hanya menjadi pusat kreativitas bagi generasi muda. Lembaga yang diinisiasi Badan Intelijen Negara (BIN) saat PON Aceh-Sumut 2024 ini kini merangkul masyarakat sekitar untuk mengelola komoditas pertanian bernilai tinggi, yakni melon golden alisha.

Bagi Hasil untuk Warga, Hasil Panen Ludes Terjual

Ketua AMANAH, Syaifullah Muhammad, mengatakan pihaknya memberikan pembinaan penuh kepada warga yang memelihara melon di greenhouse milik yayasan. "Mereka juga mendapatkan bagi hasilnya. Ini juga bagian dari gerakan ekonomi," ujarnya di Aceh Besar.

Saat ini, dua dari enam greenhouse yang tersedia sudah difungsikan untuk budidaya melon. Satu greenhouse berkapasitas 200 bibit, dan satu lagi mampu menanam 400 bibit. Sekali panen, omzet yang diraup mencapai Rp36 juta.

Menariknya, seluruh hasil panen selalu habis terjual meski pemasarannya masih terbatas. "Selama ini hampir semua hasil panen habis terjual, dijual Rp30 ribu per kilogram. Hasilnya digunakan untuk membeli bibit lagi serta biaya kerja," jelas Syaifullah.

Edukasi Pelajar dan Target Tembus Supermarket

Selain menjadi sumber penghasilan, penanaman melon golden alisha juga dimanfaatkan sebagai bahan edukasi bagi pelajar di Aceh. Mereka bisa belajar langsung proses budidaya dari hulu ke hilir.

Kendati demikian, Syaifullah mengakui produksi melon unggul ini masih terbatas dan belum mampu memenuhi permintaan pasar yang lebih luas. Karena itu, pihaknya berencana mengoptimalkan enam greenhouse yang ada serta membina lebih banyak masyarakat sekitar untuk ikut menanam.

"Ke depan target kita ingin memasok ke supermarket. Melon masyarakat di bawah binaan nanti kita pasok ke berbagai tempat usaha, dan nantinya juga langsung kita buatkan standarisasinya untuk mencapai pasar," pungkasnya.

Fasilitas Warisan Presiden Jokowi

Gedung AMANAH yang berlokasi di KIA Ladong dulunya diresmikan langsung oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Fasilitas ini menjadi wadah kolaborasi untuk melahirkan produk lokal berkualitas dan menguatkan ekonomi kreatif di Aceh.

Dengan pendekatan yang melibatkan masyarakat secara langsung, program ini diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi warga sekitar sekaligus menciptakan petani milenial yang mandiri.

Reporter: Fajar
Sumber: aceh.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top