ACEH — Suzuki Australia resmi mengumumkan kehadiran Jimny Rhino Special Edition, Senin (14/4). Model ini dibangun di atas platform Jimny XL lima pintu, bukan varian tiga pintu seperti edisi spesial sebelumnya. Pemasaran lokal menyebutnya sebagai "unique beast" yang ditujukan untuk pengguna medan berat.
Pembeda paling mencolok ada di bagian samping. Stiker bergambar badak dipadukan dengan garis retro yang lebih berani ketimbang edisi Heritage 2023 dan 2024. Suzuki belum membuka detail gril depan, tapi lampu utama dipastikan masih standar.
Warna tubuhnya adalah Kinetic Yellow — warna peluncuran Jimny generasi keempat yang biasanya hanya tersedia untuk model tiga pintu. Atapnya pakai Bluish Black Pearl, kombinasi yang tidak pernah ditawarkan di Jimny XL Australia sebelumnya.
Velg model baru dengan desain lebih kokoh dan finishing gelap ikut disematkan. Soal dapur pacu, Suzukitidak melakukan perubahan. Jimny Rhino tetap menggunakan mesin 1.500 cc empat silinder naturally aspirated bertenaga 101 hp (75 kW) dan sistem AllGrip Pro 4WD.
Belum ada kepastian apakah edisi ini akan tersedia dalam pilihan transmisi manual lima percepatan dan otomatis. Edisi Heritage sebelumnya hanya hadir versi manual.
Suzuki belum mengonfirmasi apakah akan ada sentuhan khusus di kabin, seperti karpet berbeda atau emblem badak tambahan. Jimny XL standar sudah dibekali layar infotainment 9 inci, Dual Camera Brake Support System, dan sensor parkir belakang.
Suzuki Australia kini menerima aplikasi minat dari calon pembeli yang ingin jadi "yang pertama melihat Jimny Rhino Special Edition dari dekat". Jumlah unit yang diproduksi akan dibatasi, dan banderolnya dipastikan lebih tinggi dari Jimny XL standar yang mulai AU$40.490 (sekitar Rp 647 juta dengan kurs Rp 16.000).
Michael Pachota, General Manager Suzuki Australia, mengatakan dalam rilis resmi: "Komunitas Jimny di Australia sangat hidup, jadi kabar tentang Jimny baru selalu sangat menarik."