NAGAN RAYA — Bupati Nagan Raya, Teuku Raja Keumangan, segera memanggil para pimpinan pabrik kelapa sawit (PMKS) di wilayahnya. Langkah ini diambil untuk membahas penurunan harga tandan buah segar (TBS) sawit yang dikeluhkan petani.
Bupati TRK menyatakan akan mengundang seluruh pimpinan pabrik untuk duduk bersama. Pertemuan ini dijadwalkan dalam waktu dekat untuk mencari solusi atas fluktuasi harga yang merugikan petani.
“Kami akan panggil pimpinan PMKS untuk membahas persoalan ini. Jangan sampai petani terus dirugikan dengan harga yang tidak wajar,” ujar Bupati TRK dalam keterangannya.
Dalam beberapa pekan terakhir, harga TBS sawit di tingkat petani Nagan Raya mengalami penurunan signifikan. Kondisi ini membuat para pekebun sawit mengeluhkan pendapatan yang terus menyusut.
Penurunan harga terjadi di tengah masa panen yang seharusnya menjadi momentum bagi petani untuk menikmati hasil kebun. Harga jual yang rendah dinilai tidak sebanding dengan biaya produksi dan perawatan tanaman.
Pemkab Nagan Raya berkomitmen untuk mengawal proses negosiasi antara petani dan pihak pabrik. Bupati TRK memastikan akan ada langkah konkret setelah pertemuan dengan para pimpinan PMKS digelar.
“Kami ingin harga TBS kembali stabil dan menguntungkan petani. Ini menjadi prioritas kami,” pungkasnya.