Diaspora Aceh di Swedia Kampanye Keadilan Melalui Aksi May Day Stockholm

Penulis: Muammad Amran  •  Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:30:09 WIB
Diaspora Aceh di Swedia menggelar aksi damai May Day di Stockholm untuk mengangkat isu keadilan Aceh.

Stockholm — Bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional, sejumlah diaspora Aceh dan aktivis yang tergabung dalam ASNLF di Swedia mengambil momentum untuk membawa isu Aceh ke tingkat internasional. Aksi damai mereka berlangsung pada Jumat, 1 Mei 2026, memanfaatkan musim panas Eropa yang kondusif untuk kegiatan pawai di jalan raya.

Rute Pawai Melintasi Pusat Kota Stockholm

Pawai dimulai dari Taman Humlegarden dan berakhir di Taman Nora Bantorget dengan jarak tempuh sekitar tiga kilometer. ASNLF Swedia memperoleh izin resmi untuk bergabung dalam parade, dengan posisi berada di belakang barisan Partai Sosial Demokrat Swedia.

Para peserta aksi membawa spanduk dengan pesan yang kuat. Salah satu spanduk bertuliskan "No Peace Without Justice" atau "Tidak Ada Perdamaian Tanpa Keadilan", sementara peserta lain mengibarkan bendera bulan bintang dan meneriakkan seruan kemerdekaan bagi Aceh. Kehadiran mereka di panggung internasional mencerminkan komitmen untuk menjaga isu Aceh tetap hidup di mata dunia.

Generasi Diaspora Menyuarakan Aspirasi

Aksi ini menjadi wadah bagi generasi diaspora Aceh, termasuk mereka yang lahir di negara-negara Skandinavia, untuk mengekspresikan aspirasi terkait kondisi Aceh saat ini. Kehadiran generasi muda ini menunjukkan bahwa isu Aceh tidak hanya menjadi perhatian pendatang awal, tetapi juga telah menjadi bagian dari identitas komunitas Aceh di luar negeri.

Perdamaian Semu dan Tuntutan Keadilan

Koordinator ASNLF Swedia, Asnawi Ali, menegaskan bahwa perdamaian yang telah berlangsung selama dua dekade di Aceh dinilai belum sepenuhnya menghadirkan keadilan bagi masyarakat. Menurutnya, kondisi tersebut mencerminkan apa yang disebut sebagai "perdamaian semu", yakni situasi damai yang belum mampu menjawab tuntutan keadilan secara menyeluruh bagi rakyat Aceh.

Perspektif ini menunjukkan bahwa bagi sebagian komunitas Aceh di diaspora, isu keadilan transisional tetap menjadi agenda penting yang perlu disorot di forum internasional. Aksi May Day di Stockholm menjadi salah satu cara mereka memastikan suara Aceh terus didengar di tingkat global.

Reporter: Muammad Amran
Back to top