MEULABOH — Sebanyak 6.000 aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Aceh Barat bakal diajak menabung Rp200 ribu per orang per bulan untuk membeli hewan kurban. Wacana dari Pemerintah Kabupaten Aceh Barat ini langsung mendapat lampu hijau dari Komisi B Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) setempat.
Ketua Komisi B MPU Kabupaten Aceh Barat, Tgk H Cut Usman, mengatakan bahwa metode mencicil atau menabung setiap bulan untuk membeli hewan kurban diperbolehkan secara agama. Jika dihitung selama 11 bulan, tabungan per orang sudah cukup untuk membeli satu ekor kambing.
"Bahkan jika ada tujuh orang yang bergabung, mereka sudah bisa berkurban satu ekor sapi atau kerbau," kata Tgk H Cut Usman kepada ANTARA di Meulaboh, Senin.
Dua Dimensi Ibadah Kurban: Spiritual dan Sosial
Tgk H Cut Usman menguraikan bahwa ibadah kurban memiliki dua dimensi nilai utama. Pertama, nilai hubungan dengan Allah SWT (hablum minallah), yaitu bentuk ketaatan menjalankan perintah Rasulullah SAW pada Hari Raya Idul Adha dan hari tasyrik. Kedua, nilai hubungan dengan sesama manusia (hablum minannas).
Daging kurban yang disembelih dibagikan kepada fakir miskin, anak yatim, dan masyarakat yang kurang mampu. Menurutnya, hal ini mampu menumbuhkan rasa persaudaraan dan memperkecil jarak sosial antara kelompok masyarakat mampu dengan yang lemah.
Potensi Dampak Ekonomi di Aceh Barat
Selain aspek spiritual dan sosial, Tgk H Cut Usman melihat potensi dampak positif terhadap sektor ekonomi daerah. Melalui kebersamaan dan peningkatan kepedulian sosial ini, kondisi ekonomi masyarakat diharapkan ikut terangkat.
"Adanya ibadah kurban ini tentu akan menurunkan rahmat Allah bagi Aceh Barat. Rahmat itu tidak hanya dirasakan oleh orang kaya, tetapi seluruh masyarakat demi keselamatan dan kesejahteraan bersama," katanya menambahkan.
Fakta Singkat Seputar Wacana Tabungan Kurban ASN
- Target peserta: 6.000 ASN di lingkungan Pemkab Aceh Barat.
- Besaran tabungan: Rp200 ribu per orang per bulan.
- Durasi menabung: 11 bulan untuk mencapai harga satu ekor kambing.
- Skema kolektif: Tujuh orang bisa patungan membeli satu ekor sapi atau kerbau.
Seruan untuk Dukungan Luas dan Antisipasi Pro-Kontra
Tgk H Cut Usman yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Aceh Barat berharap wacana ini mendapat dukungan luas dari seluruh elemen masyarakat. Ia menekankan bahwa sebagai umat Muslim yang taat beragama, gerakan kebaikan seperti ini sepatutnya didukung.
"Orang kaya butuh orang miskin, orang kuat butuh orang lemah, begitu pula sebaliknya. Dengan semangat saling berbagi rezeki ini, ukhuwah serta persatuan kita akan semakin kuat," pungkas Tgk H Cut Usman.
Menanggapi potensi pro dan kontra di tengah masyarakat, ia mengembalikannya kepada cara berpikir masing-masing individu. Namun, ia meyakini maraknya ibadah kurban di Aceh Barat akan mendatangkan keberkahan yang menyeluruh bagi daerah tersebut.