Banda Aceh – Konektivitas antarwilayah di Aceh kembali terbuka setelah seluruh jembatan dan jalan nasional yang terdampak bencana dinyatakan dapat berfungsi. Pemerintah memastikan tidak ada lagi wilayah kabupaten dan kota di Aceh yang terputus aksesnya.
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyebut pemulihan jalur nasional menjadi langkah awal untuk mempercepat pemulihan pascabencana di Aceh dan wilayah Sumatera lainnya. Sebanyak puluhan ruas jalan dan jembatan nasional yang sempat rusak kini sudah bisa dilalui, meskipun sebagian masih bersifat sementara.
Namun demikian, tantangan masih dihadapi di tingkat daerah. Ribuan jalan dan jembatan milik kabupaten dan desa, termasuk di Aceh, masih mengalami kerusakan dan belum sepenuhnya tertangani. Kerusakan berat seperti jembatan putus dan badan jalan ambles membuat proses perbaikan membutuhkan waktu lebih lama.
Pemerintah kini memprioritaskan perbaikan infrastruktur di wilayah kecamatan dan desa agar aktivitas masyarakat Aceh dapat kembali normal, terutama akses ke lahan pertanian, pasar, sekolah, dan fasilitas kesehatan.
Dalam prosesnya, Kementerian PU terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta unsur TNI dan Polri untuk mempercepat penanganan, khususnya pada jembatan daerah yang menjadi urat nadi perekonomian warga.
Dengan pulihnya jalur nasional, penyaluran bantuan ke Aceh dipastikan lebih lancar, sembari pemerintah melanjutkan tahap rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur secara bertahap.