Pencarian

Gemini Kini Lebih Personal, AI Google Bisa Paham Email hingga Foto Kamu

Kamis, 15 Januari 2026 • 03:00:11 WIB
Gemini Kini Lebih Personal, AI Google Bisa Paham Email hingga Foto Kamu
Gemini AI Google kini dapat memahami konteks dari email, foto, hingga YouTube pengguna.

Ringkasan AI

  • Fitur baru: Gemini meluncurkan fitur beta bernama Personal Intelligence.

  • Fungsi utama: AI bisa menghubungkan data lintas layanan Google seperti Gmail, Google Photos, Search, dan YouTube.

  • Ketersediaan: Saat ini tersedia untuk pelanggan Google AI Pro dan AI Ultra di AS, akan diperluas ke negara lain dan versi gratis.

*Ringkasan ini dibuat dengan bantuan AI

Asisten AI Gemini kini selangkah lebih canggih. Google resmi meluncurkan fitur beta baru bernama Personal Intelligence, yang memungkinkan Gemini memberi jawaban lebih personal dengan memahami konteks dari email, foto, riwayat pencarian, hingga tontonan YouTube pengguna.

Bedanya dengan sebelumnya, Gemini sekarang tidak cuma “mengambil data”, tapi juga menghubungkan potongan informasi dari berbagai layanan Google. Jadi, AI ini bisa nyambungin isi email dengan video yang pernah kamu tonton, atau foto lama dengan pertanyaan yang baru kamu ajukan—tanpa harus disuruh satu per satu.

Tenang saja, fitur ini tidak langsung aktif. Google menegaskan Personal Intelligence bersifat opsional. Artinya, kamu bebas mau menghubungkan Gmail, Google Photos, atau YouTube ke Gemini—atau tidak sama sekali. Kalau pun diaktifkan, Gemini hanya akan menggunakannya saat dirasa benar-benar membantu.

Menurut Josh Woodward, petinggi Gemini di Google Labs, kekuatan utama fitur ini ada pada kemampuannya membaca konteks lintas data. Singkatnya, Gemini bisa “mengerti cerita besarnya”, bukan cuma potongan informasi.

Ia mencontohkan pengalaman pribadi: saat lupa ukuran ban mobil di bengkel, Gemini tak hanya menjawab secara umum. AI ini malah menyarankan ban all-weather setelah “melihat” foto road trip keluarga di Google Photos. Bahkan nomor pelat mobil yang lupa pun bisa ditemukan dari foto lama.

Tak berhenti di situ, Gemini juga bisa kasih rekomendasi buku, film, pakaian, sampai rencana liburan. Untuk liburan musim semi, misalnya, Gemini menganalisis minat keluarga dari Gmail dan Photos, lalu menyarankan perjalanan kereta malam dan aktivitas seru di perjalanan—bukan sekadar tempat wisata mainstream.

Soal privasi, Google mengklaim sudah pasang pagar pengaman. Gemini tidak akan tiba-tiba membahas topik sensitif seperti kesehatan, kecuali kamu sendiri yang menanyakannya. Selain itu, isi Gmail dan Photos tidak dipakai untuk melatih AI, hanya dijadikan referensi sementara saat menjawab pertanyaan.

Saat ini, Personal Intelligence baru tersedia untuk pelanggan Google AI Pro dan AI Ultra di Amerika Serikat. Google berencana memperluas fitur ini ke negara lain dan, nantinya, ke pengguna Gemini versi gratis.

Dengan fitur ini, Gemini mulai berubah dari sekadar chatbot jadi asisten AI yang benar-benar “kenal” kamu. Tinggal satu pertanyaan besar: seberapa nyaman kamu membiarkan AI tahu lebih banyak tentang hidupmu?

Bagikan
Sumber: TechCrunch

Berita Terkini

Indeks