NAGAN RAYA — Pertemuan di kantor Kemenko Polkam itu membahas kesiapan teknis maupun koordinasi lintas sektor. Bupati menyebut pertemuan tersebut sebagai bagian dari upaya memastikan rencana kegiatan berjalan sesuai jadwal.
"Saya tadi sudah jumpa pak Menkopolhukam membahas persiapan-persiapan, agar kegiatan yang kita rencanakan nantinya dapat berjalan lancar," ujar TRK.
Pembentangan bendera direncanakan membentang dari Bandara Cut Nyak Dhien sampai halaman Masjid Giok Baitul A'la di Kota Suka Makmue. Panjang 24 kilometer dipilih karena merefleksikan usia Kabupaten Nagan Raya yang telah mencapai 24 tahun.
Sebanyak 13.000 peserta akan dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari kalangan organisasi kemasyarakatan, kepemudaan, TNI, Polri, mahasiswa, pelajar, pelaku usaha, dan komunitas masyarakat lainnya.
Bupati menjelaskan, kegiatan itu tidak hanya menjadi momentum peringatan Hari Pahlawan. Menurutnya, pembentangan bendera juga menjadi cara menumbuhkan semangat nasionalisme dan menghidupkan kembali ingatan kolektif masyarakat terhadap perjuangan kemerdekaan.
Selain nilai kebangsaan dan historis, kegiatan ini diharapkan mengangkat nama Nagan Raya di tingkat nasional hingga internasional. Pemerintah kabupaten juga menyasar dampak ekonomi bagi warga, terutama geliat usaha mikro, kecil, dan menengah menjelang dan selama kegiatan berlangsung.
TRK menegaskan, keberhasilan kegiatan bergantung pada dukungan dan sinergi seluruh pihak. Pemerintah kabupaten berharap momentum bersejarah itu terlaksana dengan baik dan meninggalkan manfaat nyata bagi masyarakat Nagan Raya.