ACEH BESAR — Sebagian besar harta benda penghuni tidak sempat diselamatkan saat api membesar. Supervisor Pusdalops Aceh Besar, Iqbal, menyebut petugas dari Pos Induk Sibreh langsung bergerak ke lokasi begitu laporan kebakaran diterima.
Proses pemadaman melibatkan tiga unit armada BPBD Aceh Besar. Dua unit pemadam kebakaran Kota Banda Aceh dan satu mobil tangki air Rindam dikerahkan untuk memperkuat penanganan di lokasi.
Aparat kepolisian, TNI, dan warga sekitar turut membantu petugas di lapangan.
Iqbal menjelaskan, kobaran api dengan cepat menjalar ke rumah-rumah di sekitarnya. Penyebabnya, bangunan berdiri dalam jarak yang berdekatan.
Kondisi itu membuat warga panik. Upaya menyelamatkan barang-barang milik penghuni pun tersendat.
Tiga rumah mengalami kerusakan berat. Ketiganya milik Abdul Mutaleb (48), Sunandar (45), dan Ganda Pasar Sirus (52).
Empat rumah lainnya rusak ringan, masing-masing milik T Batee (44), Mak Jis (53), Hemri Sinaga (46), dan Yus Pika (55).
Petugas menyelesaikan proses pemadaman dan pendinginan pada pukul 05.45 WIB. Hingga kini, penyebab kebakaran di Kompleks Perumahan Permata Puni masih dalam penanganan pihak terkait.