Pemkab Aceh Besar Perkuat Sekolah Rakyat untuk Anak Keluarga Miskin, Bupati Tekankan Pemerataan Pendidikan

Penulis: Saiful  •  Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:17:01 WIB
Kepala Dinas Sosial Aceh Besar membacakan sambutan Bupati pada Open House Sekolah Rakyat.

KOTA JANTHO — Kepala Dinas Sosial Aceh Besar Darwan Asrizal membacakan sambutan tertulis Bupati Muharram Idris di hadapan peserta Open House Sekolah Rakyat. Dalam sambutan itu, Bupati menempatkan pemerataan kesempatan belajar sebagai prioritas, terutama bagi anak-anak yang selama ini terhalang kondisi ekonomi keluarga.

Menurut Bupati, setiap anak berhak memperoleh pendidikan layak dan berkualitas tanpa dibatasi latar belakang sosial maupun kemampuan ekonomi orang tuanya. Pendidikan dinilai menjadi jalan utama untuk mengangkat kesejahteraan warga dan memutus kemiskinan yang berlangsung antargenerasi.

"Setiap anak, tanpa memandang latar belakang ekonomi maupun kondisi sosial keluarganya, memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak, berkualitas, dan berkesempatan meraih masa depan yang lebih cerah," demikian pesan Bupati yang dibacakan Darwan Asrizal.

Bukan Sekadar Nilai Akademik

Pemkab Aceh Besar menilai Sekolah Rakyat tidak berhenti pada transfer pengetahuan akademik. Program ini juga diarahkan membangun karakter, menanamkan kedisiplinan, memperkuat rasa percaya diri, serta mengembangkan potensi dan bakat peserta didik.

Kepada para siswa, Bupati berpesan agar memanfaatkan kesempatan belajar sebaik-baiknya, menghormati guru dan orang tua, mematuhi aturan sekolah, serta membangun pergaulan yang positif dengan sesama. Keberhasilan seseorang, katanya, tidak ditentukan latar belakang hidup semata, melainkan oleh kemauan terus belajar dan memperbaiki diri.

"Saya berharap dari Sekolah Rakyat ini akan lahir generasi yang cerdas, berakhlak mulia, mandiri, memiliki semangat kebangsaan, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, daerah, dan negara," demikian harapan Bupati Aceh Besar.

Peran Guru dan Kolaborasi Lintas Sektor

Keberhasilan penyelenggaraan pendidikan, menurut Pemkab, bergantung pada dukungan bersama. Pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, masyarakat, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lain diminta mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing.

Para guru dan tenaga kependidikan diingatkan menjalankan tugas dengan ikhlas, sabar, dan bertanggung jawab. Bupati berharap pendidik memberikan keteladanan baik, mendidik dengan kasih sayang, serta membimbing siswa tumbuh menjadi pribadi berilmu, berkarakter, dan peduli terhadap sesama.

Target: Lulusan Lanjut Studi atau Berwirausaha

Kepala SRMA 1 Darul Imarah Ilza Satriadi menyebut Sekolah Rakyat sebagai upaya pemerintah memberi kesempatan pendidikan lebih baik kepada masyarakat, terutama anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Fasilitas pendidikan yang memadai diharapkan membuka peluang peserta didik meningkatkan kualitas hidup dan menjadi agen perubahan di lingkungannya.

Ilza menjelaskan, Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program strategis pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Setelah menuntaskan pendidikan, para siswa diharapkan melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi atau mengembangkan usaha mandiri melalui kewirausahaan.

Panitia penyelenggara menyebut Open House di SRMA 1 Darul Imarah digelar sebagai ruang silaturahmi dan kolaborasi antara sekolah, Pemkab Aceh Besar, dan berbagai pihak terkait. Kegiatan itu juga menjadi sarana memberi informasi lebih luas soal penyelenggaraan serta aspek pendidikan di Sekolah Rakyat.

Reporter: Saiful
Sumber: waspada.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top