MEULABOH — Kepala DLH Aceh Barat, T. Ronal, melalui UPTD Yudi, menyatakan upaya ini bagian dari pelayanan kebersihan sepanjang rangkaian perayaan hari jadi kota. Petugas dikerahkan untuk menyapu area kegiatan dan mengumpulkan sampah yang ditinggalkan pengunjung.
Sampah yang terkumpul diangkut memakai armada kebersihan menuju tempat pembuangan. Titik penempatan tong sampah diprioritaskan di sekitar lokasi pentas pembukaan yang diprediksi ramai pengunjung.
Penempatan tong sampah di beberapa titik bertujuan memudahkan pengunjung membuang sampah tanpa harus mencari tempat jauh dari keramaian. Kawasan perayaan diharapkan tetap bersih dan nyaman selama acara berlangsung.
"Dalam rangka kegiatan HUT Kota Meulaboh ini, kami berupaya menjaga kawasan acara agar tetap bersih dan nyaman bagi para pengunjung. Kami juga menyediakan tong sampah di beberapa titik strategis, khususnya di sekitar lokasi pentas pembukaan," ujar Yudi.
DLH Aceh Barat menilai kebersihan selama perayaan bukan hanya tanggung jawab petugas. Pemilik stan dan pelaku usaha yang berjualan di sekitar area diminta mengumpulkan sampah dari aktivitas perdagangan masing-masing.
Imbauan serupa ditujukan kepada masyarakat dan seluruh pengunjung agar membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. Pengunjung juga diminta tidak meninggalkan sampah di kawasan acara setelah kegiatan selesai.
DLH berharap kerja sama antara petugas kebersihan, pemilik stan, dan masyarakat membuat kawasan Lapangan Teuku Umar tetap terjaga sepanjang perayaan HUT ke-438 Kota Meulaboh. Perayaan hari jadi kota diharapkan menjadi momentum meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan.