Penjualan Motor Indonesia Tembus 4,36 Juta Unit, Ekspor CBU Naik 18,19 Persen

Penulis: Sutomo  •  Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:31:01 WIB
Penjualan sepeda motor domestik Indonesia mencapai 4,36 juta unit pada Januari-Agustus 2026.

ACEH — Penjualan sepeda motor di pasar domestik Indonesia mencapai 4,36 juta unit sepanjang Januari-Agustus 2026, naik 2,16 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Kinerja ekspor juga melaju, dengan pengiriman utuh (CBU) menembus 432.842 unit atau tumbuh 18,19 persen. Pencapaian ini menjaga momentum ekspansi industri kendaraan bermotor roda dua di tengah proyeksi tahunan AISI sebesar 6,4 juta-6,7 juta unit.

Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian, Feby Setyo Hariyono, menyampaikan capaian tersebut dalam keterangan resminya. Menurut data yang dihimpun, jutaan unit motor baru sudah mengaspal di jalanan domestik selama delapan bulan pertama 2026. Angka ini menunjukkan pasar roda dua nasional masih tumbuh meski berada di tengah berbagai tekanan ekonomi.

Ekspor CBU dan Komponen Tumbuh Dua Digit

Bukan hanya pasar dalam negeri yang moncer. Data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat sebanyak 432.842 unit dikirim ke luar negeri dalam bentuk completely built-up (CBU). Sebagai pembanding, periode yang sama tahun lalu hanya 366.321 unit.

Kenaikan ini setara 18,19 persen secara year-on-year. Sementara ekspor komponen tumbuh lebih tinggi lagi, mencapai 28,87 persen.

"Tidak hanya pasar domestik, kinerja ekspornya juga menunjukkan perkembangan yang positif. Secara kumulatif, ekspor sepeda motor dalam bentuk CBU meningkat 18,19 persen, sedangkan ekspor komponen tumbuh 28,87 persen," jelas Feby dalam keterangannya.

Skutik Masih Kuasai Pasar Domestik

Meski AISI kini tak lagi menampilkan rincian penjualan per model maupun segmen, skuter matik tetap menjadi tulang punggung pasar motor Tanah Air. Segmen ini jauh mengungguli motor sport maupun bebek. Dominasi skutik bertahan karena dianggap praktis untuk mobilitas harian, terutama di kota-kota besar.

Pada awal tahun lalu, AISI memproyeksikan penjualan domestik sepanjang 2026 berada di kisaran 6,4 juta hingga 6,7 juta unit. Dengan capaian 4,36 juta unit dalam delapan bulan, target tersebut masih dalam jalur yang realistis.

Kapasitas Produksi dan Rantai Pasok Jadi Kunci

Feby menegaskan momentum ekspansi KBLI 30 perlu terus dijaga. Sektor ini ditopang sejumlah industri strategis dengan karakteristik pasar yang berbeda-beda. Upaya yang dilakukan antara lain menjaga kapasitas produksi, memperkuat rantai pasok, serta memastikan keberlanjutan permintaan.

Bagi konsumen, pertumbuhan ini berarti pilihan model semakin beragam dan ketersediaan unit di dealer tetap terjaga. Sementara dari sisi industri, kenaikan ekspor komponen menjadi sinyal positif bahwa Indonesia mulai diperhitungkan dalam rantai pasok global kendaraan roda dua.

Reporter: Sutomo
Sumber: oto.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top