NTP Aceh Naik 0,90 Persen ke 129,21 pada September 2026, Daya Beli Petani Menguat

Penulis: Sutomo  •  Jumat, 02 Oktober 2026 | 05:47:01 WIB
Kepala BPS Aceh, Agus Andria, menyampaikan rilis bulanan NTP Aceh di Banda Aceh, Kamis (1/10/2026).

BANDA ACEH — Kenaikan NTP Aceh terjadi pada hampir seluruh subsektor pertanian. "Namun, peningkatan tersebut tidak terjadi pada subsektor tanaman pangan dan subsektor perikanan," ujar Agus Andria saat penyampaian rilis bulanan di kantor BPS Aceh, Kamis (1/10/2026).

Pola serupa tampak pada indeks harga yang diterima petani. Peningkatan It sebesar 1,10 persen terjadi di seluruh subsektor, kecuali tanaman pangan dan perikanan.

Di sisi lain, Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) di Provinsi Aceh meningkat 0,19 persen pada September 2026. Kenaikan tersebut terjadi pada seluruh subsektor yang menjadi bagian dari penghitungan NTP.

Inflasi Perdesaan 0,23 Persen pada September 2026

Pemantauan harga kebutuhan rumah tangga di sejumlah daerah perdesaan di Aceh menunjukkan inflasi selama September 2026. Tingkat inflasi perdesaan pada periode tersebut tercatat 0,23 persen.

Angka itu menjadi konteks penting bagi pergerakan NTP bulan ini. Sebab, NTP dihitung dari perbandingan indeks harga yang diterima petani dengan indeks harga yang dibayar petani.

Apa Itu NTP dan Mengapa Penting bagi Petani Aceh?

NTP merupakan indikator yang diperoleh dari perbandingan indeks harga yang diterima petani dengan indeks harga yang dibayar petani. Indikator ini dipakai untuk melihat perkembangan kemampuan atau daya beli petani.

Selain itu, NTP menggambarkan daya tukar atau term of trade produk pertanian terhadap barang dan jasa yang dikonsumsi petani. NTP juga mencerminkan kondisi pertukaran antara hasil produksi pertanian dengan kebutuhan konsumsi serta biaya produksi.

Semakin tinggi nilai NTP, semakin kuat daya beli petani terhadap barang dan jasa. Karena itu, perkembangan NTP menjadi salah satu indikator untuk melihat perubahan kondisi ekonomi petani dari waktu ke waktu.

It Tumbuh Lebih Cepat dari Ib

Pada September 2026, kenaikan NTP Aceh sejalan dengan peningkatan indeks harga yang diterima petani yang lebih tinggi dibandingkan kenaikan indeks harga yang dibayar petani. Kondisi tersebut tercermin dari kenaikan It sebesar 1,10 persen, sementara Ib meningkat 0,19 persen selama periode yang sama.

Selisih itu membuat posisi tawar petani di Aceh membaik dibandingkan Agustus 2026. Namun, catatan BPS menunjukkan perbaikan tersebut belum merata ke seluruh subsektor, terutama tanaman pangan dan perikanan yang tidak ikut mencatat kenaikan.

Reporter: Sutomo
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top