IKEA dan XBOX Rilis Lini Furnitur Gamer YXSTABY di Indonesia

Penulis: Sutomo  •  Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:46:01 WIB
IKEA dan XBOX resmi merilis koleksi furnitur gaming YXSTABY di Indonesia.

ACEH — IKEA dan XBOX resmi menghadirkan enam produk furnitur gaming YXSTABY di Indonesia, mulai dari stand TV beroda hingga bantal berbentuk D-pad. Koleksi ini dikembangkan lewat joint workshop di Älmhult, Swedia, dan menandai pertama kalinya XBOX menjadi mitra desain console bagi IKEA. Rentang harganya dibanderol dari Rp149.000 hingga Rp2.499.000.

Kolaborasi IKEA dan XBOX ini mempertemukan dua pendekatan desain yang berbeda. IKEA membawa pemahaman soal bagaimana furnitur dipakai sehari-hari, sementara XBOX menyumbang pengalaman 25 tahun merancang perangkat dan pengalaman gaming. Prinsipnya, setiap produk YXSTABY harus dikembangkan bersama desainer dari kedua pihak.

Apa Itu YXSTABY dan Siapa Targetnya

YXSTABY (dibaca iks-ta-bi) menyasar gamer yang bermain di ruang keluarga atau kamar, bukan ruangan khusus penuh perangkat. Koleksi ini menerjemahkan elemen controller ke dalam furnitur: ada bangku berbentuk thumbstick dan bantal menyerupai D-pad.

Produk lain lebih praktis, fokus pada kebutuhan seperti memindahkan layar, menyimpan controller, mengatur kabel, hingga mengisi daya perangkat.

Daftar Produk dan Harganya

Berikut enam produk YXSTABY yang tersedia di Indonesia:

1. YXSTABY Stand TV

Produk terbesar dalam koleksi ini memiliki roda agar televisi mudah dipindahkan mengikuti posisi bermain. Raknya menampung console, controller, dan aksesori, dengan pengaturan kabel di bagian belakang. Berukuran 137 x 59,5 x 113 cm, stand ini mendukung TV hingga 55 inci. Tersedia warna hitam atau putih dengan harga Rp1.799.000.

2. Kursi Santai Gaming YXSTABY

Kursi ringan ini punya sandaran yang mengikuti posisi tubuh saat bersandar atau condong ke depan. Ada saku di bagian bawah untuk menyimpan controller atau remote. Berukuran sekitar 60 x 70 x 113 cm, kursi ini menahan beban hingga 110 kg dan dibanderol Rp1.999.000.

3. Bangku YXSTABY

Produk yang paling jelas menunjukkan pengaruh controller XBOX. Desainnya dimulai dari 3D files controller asli, lalu diolah menjadi bangku dengan proporsi dan stabilitas yang sesuai. Permukaannya bermotif tekstur thumbstick, sedangkan bagian bawah melengkung membuatnya bisa bergerak dan sedikit miring. Berbahan polypropylene, tersedia hitam dan hijau, harga Rp699.000.

4. Meja Samping YXSTABY

Meja beroda ini menggabungkan permukaan untuk camilan atau barang kecil, ruang penyimpanan, serta area pengisian daya controller. Pintu geser berbahan felt menjaga bagian dalam tetap tersembunyi. Roda memungkinkan meja mengikuti perubahan posisi bermain. Harganya Rp2.499.000.

5. Kotak Pajangan YXSTABY

Untuk gamer yang menganggap controller bagian dari koleksi, kotak ini menawarkan cara memamerkannya. Controller diletakkan pada dudukan transparan di dalam kotak dengan bagian belakang cermin. Kotak bisa dipasang di dinding atau diletakkan di meja secara horizontal maupun vertikal. Dudukannya dapat dilepas sehingga bisa dipakai untuk koleksi kecil lain. Harga Rp399.000.

6. Bantal YXSTABY

Produk paling sederhana sekaligus termurah, dibanderol Rp149.000. Bentuk X yang lembut mengambil inspirasi dari D-pad controller. Fungsinya fleksibel: bisa menopang lengan atau punggung saat bermain, dan jadi bantal sofa setelah sesi gaming selesai.

Konteks Persaingan dan Sejarah Kolaborasi IKEA

YXSTABY melanjutkan upaya IKEA memperluas definisi gaming setup. Pada 2021, IKEA bekerja sama dengan Republic of Gamers dari ASUS menghadirkan lebih dari 30 produk gaming. Pada 2024, IKEA membawa pendekatan yang lebih menyatu dengan ruang rumah lewat koleksi BRÄNNBOLL.

YXSTABY menjadi kelanjutan arah tersebut dengan menggandeng XBOX sebagai merek console pertama yang menjadi mitra desain IKEA. Elemen controller dipakai sebagai bagian dari desain furnitur dan aksesori, bukan sekadar tempelan logo.

Koleksi YXSTABY sudah tersedia di Indonesia dengan rentang harga Rp149.000 hingga Rp2.499.000. Bagi pelaku bisnis digital, langkah ini menunjukkan bagaimana brand gaming memperluas lini produk ke perangkat fisik rumah tangga, bukan hanya software atau aksesori gaming tradisional.

Reporter: Sutomo
Sumber: jagatplay.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top