ACEH — Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menutup final ganda putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan kemenangan 19-21, 21-13, 21-18 atas Liang Weikeng/Wang Chang. Gelar ini melengkapi emas nomor beregu putra, sekaligus menjadi medali emas ketiga bagi Kontingen Indonesia.
Pertandingan berlangsung di Ichinomiya, Aichi, Jepang, Selasa. Duel berjalan tiga gim dan tuntas dalam 62 menit, dengan Leo/Daniel bangkit setelah kehilangan gim pembuka.
Leo/Daniel sebenarnya tampil agresif sejak awal. Kedua pasangan saling kejar skor, dan duo Indonesia beberapa kali memimpin satu hingga dua poin.
Namun Liang/Wang merespons dengan tekanan balasan. Umpan-umpan sulit yang mereka kirim membuat Leo/Daniel kewalahan, dan gim pertama ditutup 19-21 untuk pasangan China.
Memasuki gim kedua, kendali permainan berpindah ke tangan Leo/Daniel. Duo yang kembali dipasangkan untuk Asian Games ini tidak memberi ruang bagi Liang/Wang untuk menyamakan kedudukan.
Mereka menutup gim kedua dengan skor 21-13, memaksa pertandingan berlanjut ke gim penentu.
Pada gim ketiga, Leo/Daniel kembali unggul lebih dulu. Mereka membukukan skor 11-9 saat jeda interval, lalu menjaga jarak dari kejaran pasangan China hingga pertandingan usai.
Keunggulan itu bertahan sampai gim berakhir, memastikan gelar juara ganda putra sekaligus medali emas ketiga bagi Kontingen Indonesia di Asian Games 2026.
Gelar ini mengawinkan medali emas Leo/Daniel dari nomor beregu putra dengan capaian mereka di nomor individu. Pasangan yang kembali disatukan untuk Asian Games kali ini menuntaskan dua target sekaligus.
Bagi Indonesia, tambahan emas dari sektor ganda putra menegaskan kekuatan tradisional di nomor tersebut. Liang/Wang harus puas dengan medali perak setelah unggul lebih dulu di gim pembuka.