411 Warga di 8 Kecamatan Aceh Tenggara Terdampak Banjir, Tanggul Jebol di Bambel Ditangani Alat Berat

Penulis: Yasir  •  Selasa, 29 September 2026 | 13:17:01 WIB
Petugas menangani tanggul jebol di Kecamatan Bambel, Aceh Tenggara, dengan alat berat.

KUTACANE — Penanganan banjir di Aceh Tenggara berjalan di beberapa titik sekaligus. Selain mengerahkan ekskavator di Desa Pancar Iman, Kecamatan Bambel, BPBD setempat menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk kajian cepat dan pendataan dampak di lokasi terdampak.

Data awal BPBA pada Minggu (27/9/2026) masih mencatat 13 desa di tujuh kecamatan dengan 52 KK atau 203 jiwa terdampak. Pembaruan sehari kemudian melonjak jadi 103 KK atau 411 jiwa di delapan kecamatan.

Delapan Kecamatan Terendam, dari Lawe Sumur hingga Deleng Pokhkison

Wilayah terdampak mencakup Lawe Sumur, Bukit Tusam, Bambel, Ketambe, Babussalam, Darul Hasanah, Lawe Bulan, dan Deleng Pokhkison. Hujan berintensitas tinggi disebut meningkatkan debit Sungai Lawe Kisam dan Lawe Kinga hingga meluap ke permukiman.

Kepala BPBD Aceh Tenggara, Asbi, menyatakan pemantauan masih berjalan di sejumlah titik.

"Kondisi terakhir air mulai surut. Pemantauan dan penanganan di sejumlah titik terdampak masih terus dilakukan," kata Asbi.

Jalan Nasional Kutacane–Blangkejeren Sempat Terhambat Pohon Tumbang

Di kawasan Tanjakan Gurah, Kecamatan Ketambe, petugas memotong dan membersihkan pohon tumbang yang mengganggu ruas jalan nasional Kutacane–Blangkejeren. Material longsor di Desa Kati Maju, Kecamatan Ketambe, menimbun badan jalan dan menumbangkan tiang listrik PLN.

Sejumlah jalur penghubung rusak. Akses darurat di sekitar Jembatan Natam–Simpang Empat Tanjung dan akses Jembatan Mbarung menuju Kecamatan Lawe Alas tidak dapat dilalui setelah tergerus arus sungai.

Oprit atau jalan pendekat Jembatan Mbarung Datuk–Lawe Sikap amblas sehingga tidak bisa dilewati kendaraan roda empat.

40 Hektare Lahan Pertanian di Terutung Megara Rusak

Dampak banjir menjangkau lahan pertanian warga. Sekitar 40 hektare lahan di Desa Terutung Megara Lawe Pasaran dan sekitarnya dilaporkan rusak, sedangkan sekitar 10 hektare sawah di Desa Kisam Gabungan turut terdampak.

Penanganan sebelumnya di kabupaten yang sama dilakukan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I dengan membersihkan material kayu yang tersangkut di Jembatan Pulo Latong, Kecamatan Babussalam. Pengerahan alat berat pada Rabu (23/9/2026) ditujukan untuk memperlancar aliran Sungai Lawe Bulan.

Enam Sabo Dam dan Normalisasi Sungai Masih Tahap Lelang

Kepala BWS Sumatera I, Asyari, menyampaikan rencana pembangunan enam sabo dam, tanggul pengendalian banjir, dan normalisasi sungai melalui program rehabilitasi dan rekonstruksi. Per 23 September, program tersebut masih dalam proses lelang dengan rencana pelaksanaan 2026–2028.

BPBD Aceh Tenggara memastikan pendataan dampak dan penanganan di lapangan belum selesai. Warga di titik terdampak diminta memantau perkembangan debit sungai menyusul curah hujan yang masih berpotensi tinggi.

Reporter: Yasir
Sumber: dialeksis.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top