LHOKSEUMAWE — Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Malikussaleh, Ricky Nadiansyah, menyampaikan prakiraan tersebut melalui siaran Info Cuaca Sore Pro1 RRI Lhokseumawe. Suhu udara diprakirakan berada di kisaran 27 hingga 31 derajat Celsius.
Kecepatan angin bervariasi sekitar 4 hingga 18 kilometer per jam. Untuk kondisi perairan, tinggi gelombang diprakirakan berada pada kisaran 0 hingga 1 meter.
Prakiraan cuaca ini mencakup wilayah kerja BMKG Malikussaleh yang meliputi Kota Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Utara, Bireuen, Bener Meriah, Aceh Timur, dan Kota Langsa.
“Untuk sore hingga malam hari, secara umum cuaca masih didominasi berawan di wilayah kerja BMKG Malikussaleh,” ujar Ricky.
Kondisi cuaca diprakirakan berubah pada dini hari. Potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terutama perlu diwaspadai di Aceh Timur dan Langsa.
“Memasuki dini hari, ada potensi hujan terutama di wilayah Aceh Timur dan Langsa, dengan intensitas ringan hingga sedang,” jelasnya.
Ricky mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca, terutama pada periode peralihan musim seperti saat ini. Potensi hujan masih dapat terjadi dalam waktu yang relatif cepat, termasuk disertai angin kencang di sejumlah wilayah.
“Pada masa peralihan musim ini, masyarakat tetap perlu mewaspadai perubahan cuaca. Potensi hujan maupun angin kencang masih dapat terjadi, sehingga penting untuk terus memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG,” katanya.
Masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir dan perairan diminta memperhatikan perkembangan cuaca. Tinggi gelombang 0 hingga 1 meter tetap perlu diantisipasi, terutama bagi nelayan dan pengguna transportasi laut.
Warga yang beraktivitas di luar ruangan juga diimbau memperhatikan kondisi langit, khususnya menjelang sore hingga malam serta dini hari. Warga di Aceh Timur dan Langsa perlu lebih waspada karena berpotensi mengalami hujan.
BMKG mengimbau masyarakat memperoleh informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG. Langkah itu agar warga dapat menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca terkini.