Babinsa dan Warga Lawe Ger Ger Gotong Royong Pasang Papan Lantai Jembatan Gantung di Aceh Tenggara

Penulis: Ragil  •  Sabtu, 19 September 2026 | 13:31:01 WIB

ACEH TENGGARA — Babinsa bersama masyarakat dan teknisi melaksanakan gotong royong pemasangan papan lantai pada Jembatan Gantung Perintis di Desa Lawe Ger Ger, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, Kamis (17/9/2026). Pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan kondisi dan kelayakan konstruksi.

Warga, Babinsa, dan teknisi bahu-membahu mengangkat, menata, serta memasang papan lantai pada konstruksi jembatan. Pemasangan papan lantai menjadi salah satu tahapan penting dalam proses penyelesaian jembatan.

Permukaan Lintasan Dibuat Lebih Aman bagi Warga

Dengan pemasangan yang dilakukan secara tepat, permukaan lintasan diharapkan menjadi lebih aman dan nyaman bagi masyarakat ketika jembatan telah selesai dan dapat dimanfaatkan. Keberadaan jembatan ini dinilai memiliki arti penting bagi masyarakat setempat.

Jembatan tersebut diharapkan dapat menjadi akses penghubung menuju wilayah seberang sehingga mempermudah mobilitas warga dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari. Akses itu juga diharapkan memudahkan warga menuju lahan pertanian, mengangkut hasil pertanian, serta menjangkau berbagai fasilitas pelayanan.

Warga Sebut Pekerjaan Terasa Lebih Ringan

Salah seorang warga, Rahman (55), mengapresiasi keterlibatan Babinsa bersama masyarakat dalam proses pengerjaan jembatan tersebut.

"Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa yang ikut membantu bersama masyarakat dalam pengerjaan jembatan ini. Kehadiran jembatan sangat kami harapkan karena akan memudahkan warga dalam beraktivitas dan membawa hasil pertanian. Dengan adanya gotong royong seperti ini, pekerjaan juga terasa lebih ringan dan hubungan antara TNI dengan masyarakat semakin dekat," ujar Rahman.

Rahman berharap pembangunan jembatan dapat diselesaikan dengan baik sehingga nantinya dapat digunakan masyarakat secara aman serta memberikan manfaat dalam menunjang aktivitas warga sehari-hari.

Dampak ke Ekonomi Warga Desa

Bagi masyarakat yang selama ini membutuhkan akses penyeberangan, hadirnya jembatan diharapkan dapat menghemat waktu dan tenaga. Kemudahan akses tersebut juga diharapkan turut mendukung kelancaran aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat di wilayah pedesaan.

Akses yang lebih mudah akan membantu memperlancar mobilitas warga, termasuk dalam membawa hasil pertanian maupun memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari.

Sinergi TNI dan Masyarakat dalam Pembangunan Infrastruktur

Keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut tidak hanya diwujudkan melalui bantuan tenaga secara langsung, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian dan dukungan TNI terhadap pembangunan fasilitas umum yang memiliki manfaat bagi masyarakat di wilayah binaannya.

Sebagai aparat kewilayahan, Babinsa senantiasa berupaya hadir di tengah masyarakat dan terlibat dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kepentingan bersama. Kehadiran Babinsa dalam pembangunan jembatan juga menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi, kebersamaan, serta hubungan sosial dengan masyarakat di wilayah binaannya.

Kodim 0108/Agara melalui jajaran aparat kewilayahan terus mendorong keterlibatan Babinsa dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya membantu pelaksanaan pembangunan, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong serta kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Reporter: Ragil
Sumber: noa.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top