SABANG — Kepala Basarnas Banda Aceh Ibnu Harris Al Hussain menyatakan operasi pencarian dibagi ke empat arah penyisiran berbeda. Tim pertama menyisir permukaan menggunakan RIB Pos SAR Sabang, tim kedua ke arah timur laut dengan perahu karet Iboih Dive Center, tim ketiga ke arah barat laut memakai RIB Pulau Weh Resort, dan tim keempat menyisir tenggara dengan RIB Safari Dive Center.
Penyelaman pencarian dilakukan hingga kedalaman 50 sampai 60 meter. Sementara penyisiran permukaan menjangkau radius lima nautikal mil atau mil laut dari titik terakhir korban terlihat.
Ho Wee Han menyelam bersama tiga penyelam lain di perairan Shark Plateau, Pulau Selako, Gampong Iboih, Kecamatan Sukamakmu, pada Jumat (11/9) sekitar pukul 15.05 WIB. Saat penyelaman di kedalaman sekitar 20 meter, arus bawah laut menguat dan menyeret para penyelam hingga kedalaman 30 meter.
Di titik itu korban tidak lagi terlihat oleh pendamping selam. Upaya pencarian awal dari permukaan laut dilakukan sekitar 30 menit, namun korban belum ditemukan.
"Upaya pencarian awal dilakukan dari permukaan laut selama kurang lebih 30 menit. Namun korban belum ditemukan. Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan kepada pihak kepolisian dan Tim SAR untuk dilakukan pencarian lebih lanjut," kata Ibnu Harris.
Tim Pos SAR Sabang bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dan melakukan pencarian hingga pukul 22.45 WIB. Korban tetap belum ditemukan, sehingga pencarian dilanjutkan pada hari-hari berikutnya.
Kondisi cuaca selama operasi umumnya cerah berawan hingga berawan, dengan gelombang berkisar setengah meter sampai satu setengah meter. Kecepatan angin mencapai sekitar 15 knot dari arah timur laut.
Kendala justru datang dari bawah permukaan. "Kendali pencarian bawah permukaan berupa arus yang kuat dan jarak pandang terbatas, khususnya pada beberapa area penyelaman," ujar Ibnu Harris.
Empat tim yang dikerahkan melibatkan personel SAR Sabang, kepolisian, TNI AL, Polisi Pariwisata Iboih, kalangan penyelam, petugas BPBD Kota Sabang, serta masyarakat dan nelayan setempat.
Memasuki hari keenam, operasi belum menunjukkan hasil. Wilayah pencarian tetap dipusatkan di perairan sekitar Pulau Weh, khususnya di sekitar titik korban terakhir terlihat.
Basarnas Banda Aceh belum menyampaikan batas waktu penghentian operasi. Penyelaman dan penyisiran permukaan direncanakan berlanjut selama kondisi cuaca dan arus memungkinkan.