Kebakaran Hanguskan Dua Balai Pengajian Dayah IRJ Pidie Jaya, Pemkab Salurkan Bantuan Masa Panik ke Puluhan Santri

Penulis: Saiful  •  Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:54:01 WIB
Dua balai pengajian dan satu unit rumah hangus terbakar dalam kebakaran di Komplek Dayah IRJ, Gampong Blang Kuta, Pidie Jaya, Selasa (4/8/2026).

PIDIE JAYA — Dua balai pengajian, satu unit rumah, dan satu unit genset ludes dilalap api dalam kebakaran yang melanda Komplek Dayah Istiqamatuddin Raudhatul Jannah (IRJ) di Gampong Blang Kuta, Kecamatan Bandar Dua, Selasa (4/8/2026). Tiga sepeda motor serta ratusan kitab pengajian juga ikut menjadi abu dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.13 WIB itu.

Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam musibah tersebut. Meski begitu, kerugian material diperkirakan cukup besar dan proses belajar-mengajar di dayah dipastikan terganggu.

Respons Cepat Pemkab Pidie Jaya

Beberapa jam setelah api padam, Pemkab Pidie Jaya langsung menurunkan tim gabungan untuk menyalurkan bantuan masa panik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, Palang Merah Indonesia (PMI), serta unsur Kecamatan Bandar Dua diterjunkan ke lokasi untuk memastikan kebutuhan dasar para korban terpenuhi.

Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi menyebut bantuan ini merupakan langkah awal untuk meringankan beban para santri dan pengurus dayah. Menurutnya, kehadiran pemerintah tidak berhenti pada bantuan darurat semata.

"Bantuan masa panik ini merupakan langkah awal guna membantu kebutuhan dasar para korban yang sedang belajar dan mengajar di dayah," ujar Sibral. Ia berharap proses pemulihan dapat berjalan cepat agar aktivitas pendidikan kembali normal.

Gotong Royong untuk Pemulihan Dayah

Pemkab Pidie Jaya memastikan akan terus melakukan pendampingan hingga proses pemulihan selesai. Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat, lembaga kemanusiaan, dunia usaha, dan para dermawan untuk bergotong royong membantu pembangunan kembali Dayah IRJ.

"Musibah ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Dengan sinergi seluruh pihak, kami berharap para santri dan pengurus dayah dapat segera bangkit dan kembali menjalankan aktivitas pendidikan seperti sediakala," kata Sibral.

Pemerintah kabupaten berjanji akan terus memantau perkembangan kondisi di lokasi serta menyiapkan langkah lanjutan sesuai kebutuhan para korban. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti kebakaran.

Reporter: Saiful
Sumber: portalnusa.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top