SABANG — Inovasi pelajar SMAN 1 Sabang, Adif Fata Amrullah, menembus level nasional. Karya berupa prototipe pendeteksi kualitas udara di dalam kendaraan mengantarnya menjadi Duta Pelopor Keselamatan LLAJ Tingkat Provinsi Aceh 2026, sekaligus wakil daerah di ajang bergengsi Kementerian Perhubungan.
Kompetisi tingkat nasional itu dijadwalkan berlangsung pada September 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas). Adif akan bersaing dengan duta dari seluruh provinsi di Indonesia.
Prototipe yang dikembangkan Adif dirancang sebagai sistem peringatan dini untuk mencegah risiko keracunan gas di dalam mobil berpendingin udara. Perangkat ini mampu mengenali sejumlah gas berbahaya seperti karbon monoksida, metana, butana, dan propana.
Ide ini lahir dari keprihatinan terhadap potensi bahaya yang mengintai pengguna kendaraan, terutama saat mobil dalam kondisi tertutup dan AC menyala. Kepekaan terhadap isu keselamatan berkendara inilah yang dinilai juri di tingkat provinsi.
Zulkifli H. Adam menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian Adif. Menurutnya, keberhasilan ini membuktikan bahwa generasi muda Sabang memiliki kreativitas dan kepedulian terhadap keselamatan masyarakat.
"Alhamdulillah, saya mengucapkan selamat kepada Adif Fata Amrullah atas prestasi yang telah diraih, hingga berhasil mewakili Aceh di tingkat nasional. Ini tentu jadi kebanggaan bagi kita semua, khususnya masyarakat Kota Sabang," kata Zulkifli di Sabang, Sabtu (1/8).
Orang nomor satu di Sabang itu juga menekankan pentingnya sinergi antara keluarga, sekolah, dan Dinas Perhubungan Kota Sabang dalam mendorong lahirnya generasi muda yang inovatif. Dukungan tersebut menjadi fondasi penting bagi Adif untuk terus berkembang.
Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Sabang, Bob Martza Wahyudie, memastikan pihaknya tidak berhenti mendampingi Adif. Persiapan matang tengah dilakukan agar performa terbaik bisa ditampilkan di ajang nasional nanti.
"Kami akan terus mendampingi dan memfasilitasi berbagai kebutuhan persiapan Adif menuju tingkat nasional. Harapannya, ia dapat tampil maksimal, mengembangkan inovasinya lebih baik lagi, serta mampu mengharumkan nama Aceh dan Kota Sabang di tingkat nasional," ujar Bob.
Saat ini, prototipe karya Adif masih terus disempurnakan dari sisi akurasi dan kemampuan deteksinya. Dinas Perhubungan Kota Sabang bersama guru pembimbing SMAN 1 Sabang melakukan pembinaan secara intensif.
Wali Kota Sabang berharap pencapaian ini menjadi penyemangat bagi pelajar lain untuk berani berinovasi. "Semoga keberhasilan ini menjadi penyemangat bagi anak-anak kita untuk terus belajar, berinovasi, dan berani meraih prestasi. Insya Allah, kami mendoakan Adif dapat memberikan hasil terbaik serta kembali mengharumkan nama Aceh dan Kota Sabang di tingkat nasional," harapnya.